Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Siapa Pembunuh Aktivis Salafy di Kedubes Amerika di Tunisia?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2014 14:00 2:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2014 13:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengacara yang mewakili 20 orang Salafy Tunisia, yang dijatuhi hukuman percobaan terkait unjuk rasa ke Kedutaan Amerika Serikat, hari Selasa (28/1/2014) menuntut ”kebenaran” atas kematian 4 demonstran Salafy lainnya.

Monaem Turki, pengacara itu, menyebut pengadilan banding atas kliennya merupakan pengadilan “politis”, sebab dilakukan menyusul pernyataan Washington yang mengatakan hukuman percobaan atas 20 orang Salafy itu sangat ringan.

Tak lama setelah sidang dibuka hari Selasa kemarin, hakim menyatakan sidang akan dilanjutkan pada 25 Maret mendatang.

Reporter AFP melaporkan hanya tiga orang terdakwa yang hadir dalam sidang. Menurut Turki sebagian besar kliennya tidak dipanggil ke persidangan.

“Masalah ini menjadi politis, sebab Amerika Serikat menekan pemerintah [Tunisia]” sejak keputusan pengadilan pertama, kata Turki di persidangan kemarin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami menuntut kebenaran tentang siapa pembunuh keempat pengunjuk rasa pada 14 September [2012]. Kami tidak tahu apakah [pembunuhnya] itu polisi Tunisia atau pihak keamanan kedutaan,” imbuhnya.

Menyusul penayangan film penghinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang dibuat seorang pria Koptik Mesir warga Amerika Serikat berjudul “Innocence of Muslims” aksi unjuk rasa di depan kedutaan Amerika Serikat terjadi di berbagai negara, termasuk di kota Tunis. Empat orang dari kalangan demonstran tewas dalam unjuk rasa yang diwarnai kekerasan di depan Kedubes AS di ibukota Tunisia itu.

Terkait unjuk rasa itu, 20 orang Salafy dijatuhi hukuman percobaan dua tahun penjara. Mereka dituding membakar sebuah sekolah milik Amerika saat berdemonstrasi.

Sekitar 80 orang lainnya masih menunggu proses persidangan dalam kasus yang sama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspadai Isu Feminisme di Lembaga Dakwah Kampus
Tulisan selanjutnya Relawan FPI Siaga Satu Bantu Korban Bencana Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?