Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waspadai Isu Feminisme di Lembaga Dakwah Kampus

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Januari 2014 13:42 1:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Januari 2014 13:42
Bagikan
Dinar kaget mendapati pemahaman para muslimah di sana memaknai kesetaraan gender
Bagikan

Hidayatullah.com–Isu kesetaraan gender dan feminisme masuk kampus, bukan hal baru. Tapi menganggap para mahasiswa di seluruh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) memahami konsep keadilan dalam Islam, keliru.

Demikian disampaikan peneliti The Center for Gender Studies (CGS), Dr Dinar Dewi Kania. Saat diundang oleh sebuah LDK di Jakarta, Wakil Sekjen Bidang Penelitian dan Pengembangan Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia itu pernah kaget mendapati pemahaman para Muslimah di sana memaknai kesetaraan gender adalah penyamarataan semua hak dan kewajiban pria dan wanita.

“Saya pikir kami akan membahas feminisme dari sudut pandang yang sama mengingat latarbelakang mereka di LDK. Ternyata mereka pro feminisme dari sudut pandang kaum liberal. Itu karena mereka tidak tahu bagaimana Islam memandang konsep kesetaraan gender,”ulasnya pada Training For Trainer Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam, belum lama ini di AQL Tebet, Jakarta.

Selanjutnya ia menjelaskan bagaimana Islam membedakan penugasan antara kaum Adam dan Hawa bukan bermaksud diskriminasi.

Ia hanya akan terlihat diskriminasi ketika dilihat dari perspektif Barat yang hanya mementingkan material, pangkat dan status.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Wanita diberikan peranan secara khas dan ekslusif untuk membesarkan anak karena wanita memiliki keunikan dan keistimewaan yang tidak dimiliki laki-laki dari segi biologi-fisiologi, mental dan emosi.

Dinar juga menjelaskan, falsafah kepemimpinan dalam Islam tidak dikaitkan dengan kemuliaan dan kerendahan. Penempatan lelaki sebagai pemimpin rumah tangga sama sekali tidak bertujuan untuk merendahkan martabat wanita. Kepemimpinan lebih merupakan tanggungjawab besar yang akan dipertanyakan di akhirat kelak.

“Hal itulah yang saya coba beri pemahaman. Bagi kita para aktivis, tidak bisa menganggap sepele doktrin yang sudah diserap para Muslimah di LDK,” tuturnya dihadapan puluhan Muslimah perwakilan Organisasi massa (Ormas).

Pemahaman keliru para akademisi, melahirkan kebijakan yang akan merusak tatanan soial dan moral bangsa dikemudian hari. Pendidikan ke berbagai lini masyarakat harus terus menerus dilakukan untuk mengimbangi gempuran feminis Barat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daripada Lihat Komedi, lebih Berkah Bercanda Bersama Istri
Tulisan selanjutnya Siapa Pembunuh Aktivis Salafy di Kedubes Amerika di Tunisia?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?