Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rencana ‘Pembersihan Etnik Muslim’ oleh Milisi Kristen di Afrika Tengah Gagal Dicegah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2014 04:58 4:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Februari 2014 11:34
Bagikan
Seorang pria memegang pisau dan menempelkan di tenggorokannya dan mengatakan sedang mencari umat Islam di Bangui.
Bagikan

Hidayatullah.com–Amnesti Internasional merilis laporan pada hari Rabu (12/02/2014) dan menyebutkan bahwa mereka telah mendokumentasikan sedikitnya 200 pembunuhan Muslim oleh milisi Kristen di bagian barat negara itu.

Warga muslim yang dibunuh kelompok-kelompok milisi Kristen, yang dibentuk menyusul kudeta Maret 2013 oleh pemberontakan Seleka yang mayoritas muslim.

“Pembersihan etnis muslim telah dilakukan di bagian barat Republik Afrika Tengah, bagian paling padat penduduknya di negara itu, sejak awal Januari 2014,” demikian laporan Amnesty seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/2/2014).

“Seluruh komunitas Muslim telah dipaksa untuk melarikan diri, dan ratusan warga sipil Muslim yang gagal melarikan diri dibunuh oleh milisi yang terorganisir dikenal dengan anti-Balaka,” dikutip BBC.

Kelompok hak asasi itu juga menegaskan bahwa serangan terhadap umat Islam itu dilakukan setelah pemerintah berniat memaksa mengusir umat Muslim dari negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Milisi Kristen menganggap Muslim sebagai orang asing yang harus meninggalkan negara itu atau dibunuh,” sebut Amnesti.

Menurut organisasi itu,  serangan-serangan milisi Kristen menyebabkan “warga Muslim meninggalkan tempat asal merea dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

Penduduk yang beraga Islam di Republik Afrika Tengah diserang setelah pasukan pemberontak Seleka yang umumnya Muslim merebut kekuasaan tahun lalu.

Mereka dituduh membunuh serta memperkosa warga Kristen dan menghancurkan desa-desa Kristen.

Milisi-milisi Kristen yang menyebut diri sebagai pasukan pembela diri atau anti-balaka melakukan aksi balas dendam sehingga memaksa penduduk Muslim melarikan diri dari Bangui dan kota-kota lain.

Warga di bandar udara

Akibat peristiwa ini, warga Muslim menjadikan bandar udara sebagai tempat aman karena dekat dengan markas pasukan Prancis dan Afrika. Bahkan pesawat-pesawat di Bandara M’poko, Bangui menjadi rumah sementara warga.

Seperti diketahui, Republik Afrika Tengah jatuh ke dalam kekacauan sejak Maret 2013 lalu setelah pemberontakan berhasil menggulingkan pemerintah, yang memicu kekerasan mematikan tiada berkesudahan di negeri itu.

Sementara itu Program Pangan Dunia mengatakan pesawat pertama yang mengangkut bantuan telah tiba di Bangui.

Pesawat mengangkut 82 beras yang didatangkan dari Kamerun. Namun lebih dari satu orang memerlukan bantuan pangan. Pertempuran di Republik Afrika Tengah mempersulit penyaluran bantuan melalui darat.

Sebelumnya Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan bahwa kekerasan sektarian bisa memecah negara itu menjadi wilayah Muslim dan Kristen.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salah Paham Nurcholish Madjid terhadap Al-Attas (2)
Tulisan selanjutnya Manajemen Hariri: “Bukan Diinjak, Itu Kuncian Pencak Silat”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?