Hidayatullah.com—Dua perusahaan Yordania telah menandatangani kontrak senilai US$771 juta dengan perusahaan Noble Energy asal Amerika Serikat guna membeli gas dari Zionis Israel, lansir Jordan Times (20/2/2014).
Arab Potash dan Jordan Bromine menandatangani kesepakatan itu pada hari Rabu lalu untuk mendapatkan gas dari Noble Energy dan 2 perusahaan Israel rekanannya sebanyak 2 juta meter kubik dari ladang gas Zionis, Tamar, selama 15 tahun.
Suplai gas dari Israel akan dimulai 2 tahun mendatang. Proyek itu pada tahap pertama akan mengurangi ongkos produksi Arab Potash sekitar US$357 juta dan Jordan Bromine US$7,5 juta, lapor koran Al-Ghad mengutip petinggi Arab Potash, Jamal Sarairah.
Noble Energy memiliki 36% saham eksplorasi gas di Tamar yang terletak di Laut Mediterania.
Yordania merupakan negara yang miskin akan energi. Sebanyak 95% energi yang dibutuhkan oleh Yordania harus diimpor dari luar negeri.
Negara itu selama ini sangat tergantung dengan suplai gas dari Mesir. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, 80% dari total kebutuhan gas Yordania.
Namun sejak Hosni Mubarak digulingkan, jalur pipa gas Mesir di Sinai, yang mengantarkan gas ke Yordania, berkali-kali mendapatkan serangan bom dari kelompok-kelompok bersenjata. Akibatnya, suplai gas sering terganggu.
Apabila suplai gas dari Mesir terganggu, Yordania sedikitnya merugi US$1 juta per hari, kata para pejabat.*