Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Merananya Industri Kain Sutera di Lembah Swat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2014 12:04 12:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2014 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima tahun setelah runtuh di saat Taliban berkuasa, industri sutera yang pernah berjaya di Lembah Swat di barat laut Pakistan masih terseok-seok, meninggalkan ribuan orang tanpa pekerjaan dan pengusaha sutera seperti Shaukat Ali merugi.

Keluarga Ali pindah dari kota Lahore di timur Pakistan ke Swat pada akhir tahun 1960an, ketika mereka berusaha mencari peruntungan dalam bisnis perdagangan sutera yang kala itu berkembang pesat di Swat, daerah perbukitan nan indah dengan pemandangan hijau, air-air terjun dan sungai-sungai sehingga mendapat julukan “Swiss-nya Pakistan”.

Industri kain sutera itu dimulai dengan benang hasil selundupan dari Afghanistan. Para pengusaha berharap mendapat untung banyak dengan bahan baku yang murah dan tenaga kerja yang melimpah.

Pada masa kejayaannya, industri sutera di Swat mempekerjakan 25.000 orang. Mereka kebanyakan membuat kain yang kemudian dijual ke pusat-pusat tekstil di daerah lain untuk dijadikan pakaian.

Dibandingkan wilayah lain di Pakistan, terutama pusat industri dan keuangan Karachi, kejayaan industri sutera di Swat tergolong langka, sebab daerah itu dikenal sebagai daerah terpencil dan terbelakang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bisnis keluarga Ali mendapatkan untung banyak, di mana mereka bekerja memperbaiki mesin-mesin di hampir 500 pabrik tenun sutera di Swat. Namun, usaha mereka porak-poranda begitu Taliban menguasai daerah itu tahun 2007.

“Saya mendapatkan hingga 80.000 rupee (US$754) setiap bulan sebelum Taliban menguasai Swat,” kata Ali di luar bengkel kerjanya, dekat mesin-mesin yang membisu.

“Sekarang industri ini hancur dan saya gigit jari, dengan hutang puluhan ribu,” kata pria berusia 50 tahun itu.

“Sampai 30 pabrik yang hancur seluruhnya selama periode militansi [Taliban],” kata Ali Muhammad seorang pemilik pabrik kepada AFP dari dalam tempatnya yang dipenuhi alat-alat tenun macet dan peralatan rusak.

“Kebanyakan [hancur] karena kena tembakan langsung, banyak lainnya dijarah,” katanya, seraya menambahkan bahwa semua pengusaha mengalami kerugian.

Sekarang para investor banyak yang beralih ke wilayah relatif aman seperti Karachi dan Lahore. Sedangkan penyelundupan benang sutera besar-besaran dari Afghanistan ke Swat tinggal cerita lama. Para pemilik pabrik pun hilang asa bisnis mereka akan mampu bangkit kembali.

“Pemerintah provinsi sudah menjanjikan kami mendirikan zona industri guna membangkitkan kembali industri sutera dan lainnya,” kata Ahmad Khan, ketua Kamar Dagang dan Industri Swat dikutip AFP (6/3/2014).

“Tetapi mereka tidak bergerak melakukan apa-apa meskipun telah mengumumkan janji itu,” imbuhnya.

Syed Imtiaz Shah, kepala administrasi pemerintahandi Swat, mengatakan bahwa para pejabat sedang berupaya mendapatkan lahan untuk pembangunan zona industri tersebut.

Zona itu nantinya akan memungkinkan investor mendirikan industri ditempat tertentu di kota itu dan pengusaha akan diberikan insentif khusus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas Umm Al-Qura Daftarkan 40 Paten di Amerika
Tulisan selanjutnya Kemendikbud Tindaklanjuti Aduan PII Soal Pelarangan Jilbab Siswi di Bali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?