Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diduga Korup Mantan PM Ali Zeidan Kabur ke Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2014 22:16 10:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2014 22:16
Bagikan
Bekas perdana menteri Libya Ali Zeidan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan perdana menteri Libya Ali Zeidan mengabaikan larangan bepergian dan meninggalkan negaranya beberapa jam setelah parlemen mencopot jabatannya lewat mosi tidak percaya.

Zeidan berada di Malta selama 2 jam pada Selasa malam (11/3/2014), ketika mengisi bahan bakar sebelum pergi ke “sebuah negara Eropa lain,” kata Perdana Menteri Malta Joseph Muscat dilansir Aljazeera.

Kepada stasiun televisi milik pemerintah setempat TVM, Muscat mengaku berbicara sebentar dengan Zeidan, yang dilarang bepergian ke luar negeri karena diduga terlibat dalam kasus penggelapan uang negara.

Zeidan pernah mengasingkan diri di Jerman selama beberapa tahun dan diduga dia kembali ke negara Eropa tersebut.

Kongres Libya melakukan pemungutan suara untuk menjatuhkan mosi tidak percaya atas Zeidan pada hari Selasa kemarin, setelah kelompok separatis mempermalukan pemerintah dengan memuat ratusan ribu barel minyak mentah ke sebuah kapal tanker yang berhasil mengelak dari kejaran angkatan laut Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa Abdel-Qader Radwan mengatakan di Tripoli bahwa pihaknya telah melarang Zeidan pergi ke luar negeri, sebab mantan perdana menteri itu menghadapi penyelidikan kasus korupsi.

Pemerintahan Libya di bawah kepemimpinan Zeidan berulang kali mendapat kritik akibat kegagalannya melucuti senjata kelompok-kelompok milisi, termasuk kelompok bersenjata yang ikut menggulingkan Muammar Qadhafi dengan bantuan pasukan NATO.

Zeidan sendiri pernah diculik oleh sekelompok orang bersenjata di ibukota Tripoli, pada Oktober 2013.

Para pemberontak di wilayah timur telah berhasil menguasai 3 pelabuhan utama sejak musim panas dan menguasai sebagian dari pelabuhan keempat. Mereka menuntut pembagian hasil penjualan minyak yang lebih banyak dan wilayah otonomi di sebelah timur Libya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Siap Putus Mata Rantai Pornografi Online Anak Anak
Tulisan selanjutnya Pidato Mingguan di Vatikan, Paus Fransiskus tak sengaja ucapkan Kata Kotor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?