Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Geert Wilders Dikecam, Berniat Kurangi Warga Maroko di Belanda

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Maret 2014 20:59 8:59 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Maret 2014 20:59
Bagikan
Kali ini politisi anti-Islam Geert Wilders menyuarakan anti-warga Maroko.
Bagikan

Hidayatullah.com–Keturunan Maroko yang merupakan kelompok terbesar di Belanda mengatakan, akan mengajukan keluhan terhadap politisi sayap kanan Geert Wilders, setelah ia mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia akan mengajukan kebijakan hanya ada “sedikit Maroko” di Belanda.

“Hari ini kita memasukkan berkas ke polisi untuk mengajukan keluhan berbasis diskriminasi terhadap Wilders,” kata Habib el Kaddouri, Koordinator Belanda-Maroko Foundation (SMN) , kepada AFP, seperti diberitakan Gulf News, Kamis (20/3/2014).

Dalam penayangan di televisi Rabu tengah malam, politisi anti-Islam itu di Den Haag meminta pendapat para pendukungnya setelah pemilihan pemerintah setempat, apakah mereka ingin “lebih sedikit atau lebih banyak orang Maroko di kota Anda dan di Belanda?”

“Sedikit! Sedikit!” teriak para pendukungnya. Dengan tersenyum Wilders menjawab: “Kita akan mengatur itu.”

“Kami percaya, dengan menargetkan kelompok tertentu, Wilders kali ini sudah keterlaluan,” kata El Kaddouri, mengacu pada kasus pengadilan pada 2011 yang membebaskan politisi berambut perak tersebut dari tuduhan ucapan bernada kebencian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan memutuskan, ucapan-ucapan Wilders yang menargetkan terhadap satu kelompok agama diizinkan dalam hukum kebebasan berbicara di Belanda, kecuali kalau sasarannya terhadap kelompok etnis tertentu.

Wilders, yang sering dicerca oleh komunitas imigran Belanda terkait retorikanya yang berapi-api bernada anti-Islam, pernah membandingkan Al Quran dengan buku karya Hitler, Mein Kampf (Perjuanganku) Hitler dan menyebut Islam agama fasis.

Dalam pemilihan umum lokal hari Rabu, Wilders menyuarakan program anti-Maroko. Pekan lalu di Den Haag, ia berkomentar, akan  ‘melakukan  Maroko lebih sedikit’.

Wilders mengatakan kepada para pendukungnya, dia diperbolehkan mengajukan pertanyaan tersebut karena dilindungi kebebasan berbicara. “Kami tidak mengatakan apa-apa yang tidak boleh secara hukum,” katanya.

“Pernyataan seperti ini membuat kita merasa sangat tidak aman,” kata El Kaddouri.

Perdana Menteri Mark Rutte mengkritik Wilders. Ia mengatakan, komentar Wilders “meninggalkan rasa tidak enak di mulut”.

“Dia lagi telah berbuat terlalu jauh,” katanya kepada kantor berita lokal, ANP lokal.

Partai Wilders untuk Kebebasan (PVV) merupakan peserta pemilu di dua kota di Belanda pada hari Rabu. Ia pun sedang mencari dorongan moral menjelang pemilihan Parlemen Eropa bulan Mei.

The PVV menang di Almere, kota sebelah timur Amsterdam, tetapi kalah untuk upayanya menguasai Den Haag  yang kedua kalinya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Serukan Washington Lanjutkan Bantuan Militer ke Mesir
Tulisan selanjutnya Menag-MUI Bahas Penyelesaian RUU Produk Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?