Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tolak Jadi Informan, FBI Masukkan 4 Muslim dalam Cegah Tangkal

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 April 2014 16:30 4:30 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 April 2014 16:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–FBI dituduh melanggar hak amandemen empat Muslim, dengan memasukkan mereka dalam daftar cegah tangkal atau tidak bisa bepergian dengan pesawat. Tuntutan telah dimasukkan ke Pengadilan Federal AS minggu ini.

Badan itu dituduh melanggar hak-hak empat pria Muslim yang tinggal di Amerika Serikat karena memasukkan mereka ke dalam daftar tersebut, setelah mereka menolak memata-matai komunitas Muslim lokal di New York, New Jersey, dan Nebraska, kata pemberitaan VOA, Kamis (24/4/2014).

Ramzi Kassem, profesor madya bidang hukum di City University of New York dan penasihat Proyek Penciptaan Penegakan dan Tanggung Jawab Hukum, mengatakan, hal tersebut merupakan masalah konstitusional besar.

“Jika mereka tidak mau bekerja untuk FBI, mereka berhak untuk itu. Jika mereka tidak ingin masuk ke komunitas-komunitas mereka, berpura-pura menjadi orang lain, sebagai informan, mereka berhak menolak menjadi informan. Dan jika mereka percaya bahwa agama mereka melarang aksi memata-matai orang-orang yang tidak bersalah, mereka juga berhak atas itu,” ujar Kassem.

Kassem mengatakan, kasus ini akan menimbulkan preseden. Dalam tuntutan pengadilan tersebut, Muhammad Tanvir, Jameel Algibhah, Naveed Shinwari, dan Awais Sajjad, mengatakan, pemerintah melanggar hak mereka untuk bepergian secara bebas, dan secara keliru memberikan stigma tanpa justifikasi dan proses hukum, dengan memasukkan mereka dalam daftar cekal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kassem mengatakan, FBI diduga mendekati setiap penggugat secara individual. Salah satunya, Awais Sajjad. Ia ditawari kewarganegaraan AS dan kompensasi untuk sebagai informan.

Para penggugat pada waktu-waktu yang berbeda ingin mengunjungi keluarga dan pasangan di Timur Tengah.

FBI tidak berkomentar mengenai kasus ini.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MuslimMuslim Amerika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO Khawatirkan Meningkatnya Jumlah Penderita MERS
Tulisan selanjutnya Pemerintah Malaysia Tidak Menolak Hudud, Kata PM Najib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?