Hidayatullah.com—Pemerintah Zionis Yahudi telah memerintahkan agar penyelidikan kasus serangan seksual oleh Menteri Energi Silvan Shalom dihentikan, demikian diumumkan kementerian kehakiman hari Rabu (7/5/2014).
Dilansir AFP, Jaksa Agung Yehuda Weinstein mengatakan bahwa Shalom memiliki imunitas hukum berdasarkan undang-undang limitasi gugatan kriminal, sebab kasusnya terjadi lebih dari 10 tahun silam.
Polisi menginterogasi Shalom pada akhir Maret lalu terkait tudingan di media yang mengatakan dirinya melakukan serangan seksual terhadap salah seorang staf wanitanya pada tahun 1999.
Radio militer Israel mengabarkan, setelah wanita itu melaporkan Shalom sejumlah wanita lainnya bermunculan mengadukan hal serupa.
Shalom, 55, merupakan anggota Partai Likud, partainya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dia akan maju dalam pemilihan presiden pada musim panas tahun ini untuk menggantikan Shimon Peres. Pengumuman pencalonan dirinya sempat tertunda menyusul adanya gugatan tersebut.
Sementara itu mantan presiden Moshe Katsav mulai menjalani hukuman penjara selama 7 tahun sejak Desember 2011, setelah dinyatakan bersalah dalam dua dakwaan pemerkosaan dan sejumlah serangan seksual lainnya.*