Hidayatullah.com—Seorang anggota parlemen oposisi Liberia yang dikenal kontroversial mengatakan dia terbang ke Uni Emirat Arab untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 karena tidak percaya dengan vaksin yang tersedia di negaranya sendiri.
Politisi itu juga mengatakan dia melakukan hal tersebut karena Presiden George Weah sendiri belum divaksinasi, lansir BBC Jumat (16/7/2021).
Legislator yang dikenal blak-blakan itu, Yekeh Kolubah, mengatakan presiden tidak memberikan teladan, sehingga warga Liberia lainnya takut dan enggan untuk divaksinasi.
Kantor Presiden Weah mengatakan kepada BBC bahwa keputusan tentang vaksin bersifat pribadi dan seharusnya tidak menghalangi orang lain untuk memanfaatkan kampanye yang ada guna menyelamatkan nyawa mereka sendiri.
Kolubah baru-baru ini diskors dari parlemen karena diduga menghina Presiden Weah dalam serangkaian amarahnya.
Anggota parlemen itu membantah melakukan kesalahan dan menggugat keputusan penangguhan dirinya itu ke pengadilan.
Liberia merupakan salah satu negara Afrika yang telah melaporkan peningkatan kasus harian Covid-19 berkaitan dengan varian Delta.*