Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat akan Kirim Penasihat Militer ke Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juni 2014 17:10 5:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juni 2014 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan negaranya tidak akan mengirimkan pasukan ke Iraq, tetapi akan membantu pemerintah Badghdad melawan kelompok pemberontak bersenjata Muslim.

Dilansir BBC (19/6/2014), Obama mengatakan AS siap untuk “melakukan tindakan militer yang terarah dan tepat,” jika dan apabila … situasi di lapangan menuntutnya demikian, tetapi menambahkan bahwa pasukan AS tidak akan bertempur di Iraq.

Lebih lanjut Obama bersikukuh menyatakan “tidak ada solusi militer” dan mendesak pemerintah Syiah Iraq untuk bersikap “inklusif.”

Sebelumnya, Iraq telah meminta agar AS melancarkan serangan udara atas kelompok-kelompok bersenjata Muslim, yang beberapa waktu terakhir menguasai sejumlah wilayah di Iraq.

Obama juga mengatakan bahwa bukan pada tempatnya bagi AS untuk memilih para pemimpin Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

AS tahun 2003 melancarkan invasi ke Iraq guna menggulingkan kekuasaan Saddam Hussein dengan dalih Baghdad memiliki senjata pemusnah massal, sebuah alasan yang hingga kini tidak terbukti sama sekali. Setelah Saddam Hussein ditangkap, AS menyerahkannya kepada kelompok oposisi dari kalangan Syiah yang kemudian menggantung Saddam Hussein. Hadir dalam eksekusi Saddam ketika itu antara lain Muqtada Al-Sadr tokoh Syiah Iraq terkemuka.

Melalui rekayasa pemilu, AS menaikkan para politisi Syiah ke puncak pemerintahan Baghdad, dengan Nuri Al-Maliki sebagai perdana menterinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmuwan Mesir Disebutkan Temukan ‘Mesin’ untuk Mengobati Hepatitis C
Tulisan selanjutnya Turki Penjarakan Seumur Hidup Tokoh Kudeta 1980

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?