Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Pantas Usir Pejabat Intelijen Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2014 11:36 11:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2014 11:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman mengatakan keputusannya untuk mengusir pejabat tinggi CIA di Berlin merupakan “reaksi yang pantas atas pelanggaran kepercayaan” yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier terkait kasus yang melibatkan dua warga Jerman yang dituduh menjadi mata-mata untuk kepentingan AS.

Steinmeier berencana akan membahas masalah tersebut dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

Jerman ingin “menghidupkan kembali perkongsian” dengan AS, kata Steinmeier dilansir BBC (11/7/2014).

Pembicaraan itu akan digelar akhir pekan ini di Wina, di sela-sela pertemuan negara-negara Barat yang membahas program nuklir Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kerjasama dengan AS “harus terus dilanjutkan tidak hanya dengan kepercayaan, tetapi juga dengan saling menghormati,” kata Steinmeier.

Hubungan Jerman-AS agak memanas menyusul terbongkarnya penyadapan oleh intelijen AS atas jalur komunikasi para pemimpin dunia, termasuk Kanselir Angela Merkel, lewat dokumen yang dibocorkan oleh mantan pegawai kontrak lembaga intelijen AS Edward Snowden.

Hari Kamis (10/7/2014), Kanselir Merkel mengatakan memata-matai sekutu hanya “membuang-buang energi.”

“Kita punya begitu banyak masalah. Kita seharusnya fokus pada masalah-masalah yang penting,” ujarnya.

“Di masa Perang Dingin mungkin ada ketidakpercayaan secara umum. Sekarang ini kita hidup di abad ke-21. Sekarang ini ancamannya benar-benar baru,” kata Merkel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya dana untuk palestina Kutuk Israel, Hidayatullah Serukan Negara Islam Bersatu Bantu Palestina
Tulisan selanjutnya Mesir: Berselisih dengan Hamas, Tak Berarti Diam Atas Krisis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?