Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Tuding Capres Prof Ihsanoglu Tidak Tahu Soal Lagu Kebangsaan Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2014 10:07 10:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2014 10:07
Bagikan
Partai oposisi Turki mendukung Ekmeleddin Ihsanoglu sebagai calon presiden.
Bagikan

Hidayatullah.com–Aksi tuding menuding di kalangan kandidat dan politisi semakin marak menjelang pemilihan presiden Turki. Tudingan yang diajukan beragam, mulai dari yang serius hingga yang sepele, seperti masalah puisi dan lagu kebangsaan.

Dilansir Hurriyet, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan yang juga mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan mendatang, menuding capres Ekmeleddin Ihsanoglu, diplomat senior Turki dan mantan sekretaris jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), tidak tahu soal lagu kebangsaan negaranya sendiri.

Erdogan menunjukkan rekaman video kepada ratusan pendukungnya di Provinsi Kahramanmars hari Jumat (1/8/2014), di mana Ihsanoglu terlihat membacakan bait dari lagu kebangsaan Turki, namun disebut Ihsanoglu sebagai puisi karangan Mehmet Akif Ersoy.

Dalam tindakan yang jarang dilakukan, Erdogan menyebut Ihsanoglu hanya dengan nama depannya dan mengatakan “dia harus belajar soal lagu kebangsaan.”

“Yang katanya profesor itu juga mengatakan dia membacakan sebuah kuplet (bait), yang padahal itu sebuah kuadran. Dia seharusnya mengakui kalau dia terpeleset. Jujurlah. Jangan bohong,” kata Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menjawab tudingan Erdogan, Ihsanoglu yang dicalonkan oleh partai-partai oposisi lawan politik AKP, mengatakan bahwa dirinya bukan tidak tahu jika sebagian kata-kata dari puisi yang panjang karya Ersoy itu juga terdapat dalam syair lagu kebangsaan Turki. Ihsanoglu menekankan bahwa ayahnya merupakan sahabat dari Ersoy, salah satu penyair terkemuka Turki di akhir era Kesultanan Ustmani dan awal periode republik.

Sebelumnya, Erdogan dikecam pemimpin partai oposisi Turki dari CHP –yang mendukung pencalonan Ihsanoglu– karena tidak mengembalikan medal of courage tanda penghargaan yang pernah diterima Erdogan ditahun 2004 dari American Jewish Committee (AJC) –sebuah kelompok lobi Yahudi di Amerika– sebagai protes atas agresi militer Zionis terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ebola Mengancam Amerika, 2 Pekerja Medisnya Dipulangkan dari Liberia
Tulisan selanjutnya Al Qassam: Kami Tidak Mengetahui Kondisi dan Lokasi Hilangnya Tentara di Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?