Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oposisi Turki Minta PM Erdogan Kembalikan Medali Pemberian Lobi Yahudi Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2014 15:56 3:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2014 15:28
Bagikan
Kilicdaroglu, pemimpin oposisi terbesar di Turki.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin oposisi utama Turki meminta agar Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengembalikan penghargaan “medal of courage” yang diberikan kepadanya oleh American Jewish committee (AJC) pada tahun 2004, sebagai bentuk protes atas serangan pasukan Zionis terhadap rakyat Palestina.

“Jadilah pria yang menepati janjinya untuk sekali ini: Cabut [medali] itu dari lehermu dan kembalikan!” kata Kemal Kilicdaroglu, pimpinan Partai Rakyat Republik (CHP) dalam pernyataannya bertanggal 17 Juli 2014, menanggapi tudingan Erdogan yang menyebut Kilicdaroglu tidak mengecam baik Israel maupun Suriah.

“Saya sudah mengecam semua yang menindas rakyat, siapapun dia. Saya tidak menerapkan standar ganda seperti Anda,” imbuh pemimpin CHP itu, menyinggung hubungan Erdogan dengan Bashar Al-Assad yang pernah pergi liburan bersama-sama dengan keluarga mereka.

Kilicdaroglu juga mengklaim bahwa bahan-bahan bakar jet tempur Israel disediakan oleh Turki dan meminta agar Erdogan memutus suplainya, lansir Hurriyet.

PM Erdogan beberapa kali mengecam oposisi karena dianggap memihak kepada Israel dan Suriah. Tudingan itu kemudian dijawab oposisi dengan mengingatkan akan perjanjian-perjanjian antara kedua negara tersebut dengan Turki yang pernah dibuat oleh Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ingat apa yang Anda katakan pada 14 April 2013 tentang kunjungan ke Gaza. Anda tidak akan mengingatnya, sebab mengingat itu tidak akan bersesuaian dengan kerja Anda. Anda tidak berani mengingatnya. Sebab Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan kepadamu agar jangan pergi ke Gaza pada 21 April 2013. Apa yang Anda lakukan? Anda bilang pernyataan Kerry itu ‘tidak baik’,” kata Kilicdaroglu, seraya menambahkan bahwa setelah itu Erdogan punya waktu sela 2 tahun untuk mengunjungi Gaza.

Sementara itu Presiden Abdullah Gul dalam kunjungannya ke Siprus Turki pada hari Sabtu (19/7/2014) di Nicosia mengatakan kepada para wartawan bahwa tidak hanya PM Erdogan yang mengecam agresi Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, melainkan seluruh Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaPalestina Diserang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Gul: Bukan Hanya Erdogan, Seluruh Turki Juga Mengecam Israel
Tulisan selanjutnya Ustadz Bachtiar Nasir Luncurkan Tabung Infaq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?