Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2014 07:24 7:24 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2014 07:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana menteri Syiah Iraq dukungan Amerika Serikat Nuri Al-Maliki menolak seruan mundur sebagai perdana menteri dengan mengerahkan pasukan loyalisnya di ibukota Baghdad.

Maliki menolak seruan yang memintanya membatalkan keinginan menjadi perdana menteri untuk periode ketiga kalinya.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan melalui televisi, Maliki mengkritik presiden Iraq karena tidak meminta dirinya untuk membentuk pemerintahan, meskipun koalisinya memenangi pemilihan legislatif bulan April lalu dan mendapatkan banyak kursi.

“Hari ini saya akan mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Federal menggugat presiden republik ini karena melakukan pelanggaran konstitusi secara terang-terangan demi tujuan politik dan mengutamakan kepentingan-kepentingan sempit dibanding kepentingan rakyat Iraq,” kata Maliki dilansir Euronews Senin (11/8/2014).

Maliki memiliki pendukung dari kalangan Syiah, tetapi dia dikecam oleh orang-orang Muslim (Sunni), Kurdi dan juga sebagian negara Barat karena tidak membentuk pemerintahan inklusif sejak Saddam Hussein digulingkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Usai menangkap Saddam Hussein, Amerika Serikat menyerahkannya kepada oposisi Iraq yang terdiri dari kalangan Syiah. Kemudian Amerika menaikkan Maliki sebagai perdana menteri melalui proses pemilu rekayasa. Sejak itu Maliki memerintah dengan tangan besi. Secara bertahap lawan-lawan politiknya dari kalangan Muslim dibabat satu persatu bahkan dijatuhi dakwaan palsu agar diburu, dikejar dan boleh dibunuh oleh aparat Iraq. Wakil presiden Iraq Tariq Al-Hashimi, yang kini menyelamatkan diri ke luar negeri, termasuk daftar politisi Muslim yang diburu dan boleh dibunuh atas perintah Maliki.

Pemerintahan sektarian yang dijalankan Maliki dinilai para analis dan sejumlah negara sebagai penyebab semakin kacau-balaunya kondisi di Iraq saat ini, dan mengakibatkan gerakan perlawanan bersenjata di kalangan rakyat seperti apa yang dilakukan oleh kelompok ISIS/ISIL.

Pemerintahan Perdana Menteri Nuri Al-Maliki mendapat dukungan dari sekutu Syiahnya di Iran dan Suriah, serta Hizbullah, organisasi teroris Syiah asal Libanon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty: Bunuh Warga Sipil di Afghanistan, Amerika Selalu Gagal Mengadili Tentaranya
Tulisan selanjutnya Belum Dilantik, Twitter Erdogan Pasang Status sebagai Presiden Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?