Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terkait ISIS, Hillary Salahkan Barack Obama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2014 10:50 10:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2014 10:50
Bagikan
Hillary dan Barrack Obama
Bagikan

Hidayatullah.com–Terkait munculnya kelompok militan yang mendeklarasikan Daulah Islamiyah Iraq wa Syam (ISIS/ISIL) mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyalahkan kegagalan kebijakan AS dibawah kepemimpinan Presiden Barack Obama.

Dalam wawancara yang disiarkan pada hari Ahad dan dikutip Arabnews, Senin (11/8/2014), Hillary secara khusus menyalahkan keputusan AS untuk tetap sekadar mengamati keadaan dan tidak terlibat dalam masalah pemberontakan terhadap Presiden Suriah Bashar Assad.

Hillary menganggap keputusan AS itu sebagai sebagai pembuka jalan bagi faksi pemberontak dan mujahidin, yakni kelompok yang akhirnya mendirikan ISIS.

“Kegagalan untuk membantu membangun sebuah kekuatan perlawanan yang dapat dipercaya dari orang-orang yang pertama kali melakukan protes terhadap Assad – ada Islamis, ada sekuler, ada yang pertengahan – telah menimbulkan kevakuman yang cukup serius, dimana kelompok jihadis sekarang telah mengisi kevakuman itu,” kata Clinton dikutip the Atlantic.

Sebelumnya, Hillary pernah memberi usulan untuk mempersenjatai pasukan oposisi Suriah ketika ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada masa jabatan pertama Obama. Namun usulannya itu tidak dijalankan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia diwawancarai sebelum diambilnya keputusan presiden AS pada hari Kamis yang memerintahkan untuk melakukan serangan udara terbatas yang ditujukan untuk menghentikan serangan ISIS ke Kurdistan, yang mengancam warga dan fasilitas AS, dan menyebabkan ribuan warga Kurdistan mengungsi dan melarikan diri ke pegunungan. [baca: Pemboman AS di Iraq untuk Kepentingan Perusahaan Minyaknya]

Hillary dalam wawancara itu menyatakan Obama tidak memiliki strategi untuk menghadapi ancaman ISIS.

“Negara-negara besar memerlukan prinsip-prinsip yang mesti diatur secara sistematis, dan ‘Jangan melakukan hal-hal bodoh’ yang bukan prinsip,” katanya mengacu pada slogan Obama.

Dia mengatakan AS harus mengembangkan strategi “menyeluruh” untuk menghadapi ekstremisme.

Khawatir tentang apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini adalah karena kemampuan dari para pelarian dari kelompok-kelompok ini yang dapat menimbulkan efek pada Eropa dan AS,” katanya.

“Kelompok-kelompok Jihadis yang memerintah  wilayah tersebut tidak akan pernah tinggal disana. Namun mereka didorong untuk memperluas wilayah,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatJITUSiapa Manfaatkan Isu ISISsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKB Disebut Minta Jatah 10 Kursi Menteri ke Jokowi
Tulisan selanjutnya Agama Gudangnya Nasihat, jangan Curhat di Dunia Maya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?