Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berpakaian Ala Ku Klux Klan Warga Australia Minta Cadar Dilarang di Tempat Umum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2014 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Oktober 2014 16:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga orang pria Australia, salah satunya mengenakan sergam Ku Klux Klan (KKK), berupaya memasuki gedung parlemen guna menuntut agar cadar dinyatakan terlarang di tempat umum.

Awal bulan ini, parlemen mengatakan bahwa barangsiapa yang mengunjungi gedung parlemen dengan wajah tertutup cadar maka harus duduk di sebuah area terpisah yang diperuntukkan di ruang umum.

Kebijakan itu, yang akhirnya dibatalkan, menyulut perdebatan nasional mengenai cadar yang biasa dipakai wanita Muslim.

Dalam aksinya, ketiga pria yang masing-masing mengenakan seragam KKK, jubah dan helm, serta jubah dan cadar, ditemui oleh petugas keamanan pada Senin pagi, yang melarang mereka masuk ke gedung dengan pakaian KKK dan helm.

Media setempat mengidentifikasi mereka sebagai Sergio Redegalli, Nick Folkes dan Victor Waterson.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gerakan mereka yang dinamai “Faceless” menentang penggunaan burqa, cadar di tempat-tempat umum dengan alasan pakaian tersebut menonjolkan simbol ideologi politik Islam yang bertentangan dengan keyakinan orang-orang Australia.

“Sepertinya Anda diperbolehkan masuk ke gedung parlemen jika Anda seorang wanita Muslim, tetapi tidak ada orang dari kelompok lain yang mendapatkan hak khusus yang sama seperti itu,” protes Redegalli lapor media setempat dikutip BBC (27/0/2014).

“Kami, karena laki-laki, tidak diperbolehkan mengenakan penutup wajah apapun di gedung parelemen,” ujarnya.

Berdasarkan peraturan keamanan di gedung parlemen Australia, wanita Muslim yang mengenakan burqa (kerudung berpenutup wajah seluruhnya) atau niqab (kerudung berpenutup wajah yang masih menampakkan bagian mata) diperbolehkan masuk setelah mereka menunjukkan wajahnya di pos pemeriksaan seperti biasanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Inggris dan Marinir Amerika Resmi Akhiri Misi Tempurnya di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Serukan Kekerasan dan Necrophilia Mahasiswa Univ Nottingham Didenda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?