Hidayatullah.com–Perdana Menteri Mesir ibrahim Mehlab meminta rakyat Mesir ukut berpartisipasi dalam mengurangi angka kelahiran guna memperlambat laju pertambahan penduduk, lansir Ahram Online.
Populasi Mesir yang sekarang mencapai 87 juta jiwa bertambah tiga kali lipat pada periode 1950-2000, melebihi laju pertumbuhan ekonomi, kata Mehlab dalam konferensi tentang populasi dan pembangunan hari Kamis (6/11/2014).
Laporan menjunjukkan populasi Mesir naik 25 juta sejak tahun 2000, dengan laju kelahiran melebihi 2,6 juta tahun lalu, kata Mehlab. Padahal, kondisi perekonomian negara terus memburuk di mana defisit anggaran sekitar 11 persen dari GDP.
Dalam konferensi itu Mehlab mengatakan setiap keluarga di Mesir memiliki tanggungjawab untuk ikut serta dalam mengendalikan angka kelahiran.
“Pertumbuhan penduduk melebihi laju pertumbuhan ekonomi, tidak sesuai dengan sumber daya alam yang ada atau kemampuan memenuhi kebutuhan rajyat dengan kualitas yang tinggi …justru membuat kita mundur ke belakang dan bukannya maju ke depan,” kata Mehlab.*