Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sepuluh Tahun Bekerja untuk Pasien Palestina Dokter Norwegia Dilarang Israel Masuk Jalur Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 November 2014 09:51 9:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 November 2014 09:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang dokter Norwegia secara permanen dilarang memasuki wilayah Jalur Gaza oleh pemerintah Zionis Israel.

Dr. Mads Gilbert mengatakan perjalanannya dihentikan saat berusaha memasuki Gaza pada bulan Oktober lalu. Dia menyebut tindakan Israel itu “sama sekali tidak dapat diterima.”

Pemerintah Zionis berdalih larangan itu diberlakukan dengan alasan keamanan, lansir BBC Jumat (14/11/2014).

Dr. Gilbert sudah merayat pasien di Gaza selama lebih dari 10 tahun. Dia bekerja di Rumah Sakit Shifa di Gaza City ketika pasukan Zionis membombardir Gaza selama 50 hari yang berakhir dengan gencatan senjata Agustus lalu.

Kepada BBC dia mengatakan tidak pernah melanggar peraturan Israel apapun selama bekerja di Jalur Gaza.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tetapi, dia menduga bahwa laporan terbukanya tentang kondisi medis di wilayah pesisir Palestina itu telah membuat pemerintah Zionis marah.

“Alasan mendasar memburuknya kesehatan penduduk di Gaza tentu saja karena pengepungan (blokade, red) dan pemboman,” kata Dr. Gilbert.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon, menyebut Dr. Gilbert seperti sosok “Jekyll and Hyde” yang bersembunyi di belakang jubah menjadi seorang dokter kemanusiaan.

Nashhon mengatakan Israel sedang melakukan penyelidikan atas Dr. Gilbert dan keputusan itu akan dikaji kemudian.

Pihak Kementerian Luar Negeri Norwegia mengatakan akan mempermasalahkan pelarangan tersebut.

Pada bulan Juli Dr. Gilbert merupakan salah satu penandatangan surat bernada keras yang isinya mengecam tindakan Ionis Israel di Gaza, yang dipublikasikan di jurnal kedokteran Lancet.

Dia juga memaparkan tentang kondisi di RS. Shifa pada musim panas tahun ini yang menurutnya berada dalam keaadan paling buruk yang pernah dilihatnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Piagam Madinah”, Konstitusi Tertulis Pertama Di Dunia [2]
Tulisan selanjutnya Usia 5 Tahun Ayan Qureshi Lulus Tes Komputer Profesional Microsoft

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?