Hidayatullah.com—Raja Thailand Maha Vajiralongkorn hari Jumat (8/2/2019) menjegal kakaknya yang tiba-tiba mencalonkan diri sebagai kandidat perdana menteri dalam pemilihan bulan Maret mendatang, menyebutnya sebagai tindakan yang tidak “patut” dan tidak konstitusional.
Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi, 67, mencengangkan seluruh Thailand ketika kemarin mengumumkan bahwa dirinya akan menjadi calon tunggal perdana menteri dari partai populis yang loyal terhadap eks PM Thaksin Shinawatra dalam pemilu mendatang.
Pencalonan diri Ubolratana dipandang mengancam pemilu pertama sejak kudeta militer 2014 menggulingkan pemerintahan loyalis Thaksin, tokoh yang selama bertahun-tahun menimbulkan ketidakstabilan dalam masyarakat Thailand.*