Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Wanita Tahanan Imigrasi di Georgia AS Diambil Rahimnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2020 13:53 1:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2020 13:53
Bagikan
Ras amerika
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok-kelompok advokasi membuat laporan pengaduan atas sebuah pusat detensi di Amerika Serikat dengan tuduhan mengabaikan prosedur keselamatan dalam pelayanan medis.

Laporan pengaduan itu berdasarkan informasi orang dalam, seorang perawat yang diidentifikasi bernama Dawn Wooten, yang bekerja di pusat detensi migran swasta  Irwin County Detention Center di negara bagian Georgia, yang menampung para migran yang ditahan oleh Immigration and Customs Enforcement (ICE). 

Dalam salah satu bagian pengaduan yang dimasukkan ke Department of Homeland Security (DHS), Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang membawahi ICE, pada hari Senin (14/9/2020) itu kesaksian Wooten menyebutkan tentang keresahannya akan tingginya kasus hysterectomy (operasi pengangkatan seluruh bagian rahim) yang dilakukan terhadap para wanita migran berbahasa Spanyol yang ditahan di pusat detensi tersebut.

Perawat itu mengatakan para wanita migran yang ditahan di sana mengatakan kepada dirinya bahwa mereka sama sekali tidak paham mengapa harus menjalani hysterectomy.

Pengaduan itu juga berisi tuduhan pengabaian prosedur medis terang-terangan selama masa pandemi, termasuk penolakan untuk melakukan tes Covid-19 terhadap tahanan yang mengalami gejala terjangkit coronavirus. Tidak hanya itu, pengaduan juga melaporkan tentang adanya pemalsuan catatan kesehatan tahanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya menjadi whistleblower dan sekarang saya menjadi target,” kata Wooten dalam konferensi pers hari Selasa (15/9/2020). Namun, “saya akan menjadi target kapanpun,” imbuhnya seraya menegaskan bahwa itu lebih baik daripada dirinya menjadi bagian dari sistem yang disebutnya “tidak manusiawi”.

Laporan pengaduan itu diajukan oleh Project South, Georgia Detention Watch, Georgia Latino Alliance for Human Rights dan South Georgia Immigrant Support Network, atas nama para tahanan imigrasi dan Dawn Wooten.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Senin, pihak ICE menyatakan menanggapi laporan itu dengan sangat serius dan pihaknya sangat berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan orang-orang yang berada di dalam tahanan, lansir BBC Selasa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatdetensi imigrasirahimSpanyolwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Kaum Merah Pemecah Belah: Provokasi dan Teror Khas PKI
Tulisan selanjutnya Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?