Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Perbudakan Modern di Inggris Capai 13.000 Orang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Desember 2014 16:18 4:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Desember 2014 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah laporan pemerintah Inggris menyebutkan pada Sabtu bahwa di negara itu jumlah orang yang menjadi korban perdagangan manusia, eksploitasi seksual atau bentuk-bentuk perbudakan modern lainnya mencapai 13.000 orang. Angka ini empat kali dari perkiraan sebelumnya, demikian lapor AP seperti dikutip Arab News, Ahad (30/11/2014).

Angka yang dikeluarkan kantor Kementerian Dalam Negeri Inggris ini –  yang merupakan perkiraan resmi pertama dari skala problem perbudakan modern di Inggris – termasuk orang dewasa dan anak-anak perempuan yang dipaksa untuk menjadi pelacur atau menjadi korban eksploitasi seksual untuk tujuan bisnis, menjadi pembantu rumah tangga yang digaji minim atau tidak digaji, dan menjadi buruh yang dipaksa untuk bekerja di pertanian, pabrik dan kapal-kapal pencari ikan.

“Langkah pertama untuk memberantas bencana perbudakan modern adalah mengakui dan menghadapi keberadaannya,” kata Menteri Dalam Negeri Inggris, Theresa May.

“Skala perkiraan masalah ini di Inggris modern adalah mengejutkan dan angka-angka baru ini sepenuhnya menguatkan kasus ini untuk perlu diambil tindakan segera,” tambahnya.

Laporan yang diterbitkan sebagai bagian dari strategi pemerintah Inggris untuk mengatasi perdagangan manusia dan perbudakan modern ini bertujuan untuk menghitung apa yang disebut “angka gelap” dari para korban yang tidak dilaporkan, dan yang tidak termasuk yang diperkirakan oleh Badan Kejahatan Nasional Inggris. Lembaga  ini memperkirakan jumlah korban pada tahun 2013 mencapai 2.744 orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah RUU diusulkan pemerintah untuk mengatasi masalah ini, dan RUU ini sedang diperdebatkan di parlemen.

Pihak berwenang mengatakan jumlah kasus yang dilaporkan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini, namun skala sebenarnya dari masalah ini sulit untuk dikonfirmasi karena korban dikendalikan, tersembunyi, atau takut melapor ke polisi.

Banyak dari para korban dibawa oleh para pelaku perdagangan manusia dari beberapa negara, termasuk Rumania, Polandia, Albania dan Nigeria, namun para pejabat Inggris menekankan bahwa orang dewasa dan anak-anak Inggris yang tak berdaya secara sistematis juga sedang menjadi mangsa para pelaku perdagangan manusia. Lebih dari itu, Badan Kejahatan Nasional Inggris memperkirakan bahwa Inggris adalah negara asal korban perbudakan modern yang paling umum urutan ketiga di dunia seperti yang diidentifikasi pada tahun lalu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi Akan Hadiri Perayaan Natal di Papua dengan Biaya Rp 20 Miliar
Tulisan selanjutnya Amsterdam Kirim Ratusan Sepeda ke Pengungsi Suriah di Zaatari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?