Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Misi Arkeologi Amerika Serikat Bohong Tentang Temuan Ribuan Mumi di Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2014 11:56 11:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2014 11:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Kepurbakalaan Mesir memutuskan menghentikan kerjasamanya dengan misi arkeologi Amerika Serikat di dekat Faiyum, setelah misi itu dituduh membuat pernyataan palsu mengenai penemuan sebuah nekropolis.

Dilansir Ahram Online (19/12/2014), menurut pernyataan kementerian keputusan itu dibuat setelah misi dari Brigham Young University memberikan informasi bohong kepada sebuah koran Inggris tentang penggalian di desa Faj Al-Jamus di Mesir Atas.

Misi arkeologi BYU mengumumkan bahwa para penggali sedang bekerja di sebuah nekropolis kuno yang berasal dari sekitar 2.000 tahun lalu yang didalamnya diperkirakan terdapat satu juta kuburan. Laporan-laporan media menggambarkan kuburan itu sebagai mumi (lihat gambar).

Misi arkeologi BYU sudah bekerja di situs kuno itu selama 28 tahun.

Kepala departemen kepurbakalaan Mesir di kementerian, Youssef Khalifa, kepada Ahram Online mengatakan bahwa pernyataan yang dibuat misi Amerika itu “tidak berdasar.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khalifa mengatakan hanya ada satu mumi yang ditemukan di situs purbakala itu, pada tahun 1980, dan sekarang mumi tersebut sedang dipamerkan di Museum Mesir di Kairo.

Khalifa melanjutkan, Apa yang ditemukan misi arkeologi asal Amerika Serikat itu adalah ribuan tulang-belulang manusia dan sisa-sisa tulang manusia yang kondisinya sangat tidak terawetkan dengan baik.

Khalifa juga menyatakan bahwa misi BYU tersebut tidak menghormati regulasi yang dibuat kementerian dan telah melanggar peraturan, yang menetapkan bahwa tidak ada misi asing yang boleh mengumumkan temuan apapun tanpa persetujuan dari komite permanen di kementerian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penasihat Anti-Terorisme Obama: Membunuh Pemimpin ISIS Saja Tidak Cukup
Tulisan selanjutnya Minta Bantuan Tuhan Bapa, Seorang Ibu di Australia Tikam Mati 7 Anak dan 1 Keponakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?