Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penasihat Anti-Terorisme Obama: Membunuh Pemimpin ISIS Saja Tidak Cukup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2014 07:21 7:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2014 07:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemimpin Negara Islam bentukan kelompok ISIS/ISIL menjadi target pembunuhan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Namun, menurut penasihat masalah terorisme Presiden Obama membunuh para tokoh ISIS/ISIL tidak cukup untuk melumpuhkan kelompok itu yang terbukti sulit ditaklukkan.

Para pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa serangan udara telah membunuh beberapa anggota senior dan tingkat menengah ISIS/ISIL, termasuk Abu Muslim Al-Turkmani, tangan kanan pemimpin Negara Islam Abu Bakar Al-Baghdadi, sehingga menjadi pukulan serius bagi operasional kelompok bersenjata itu.

Tetapi upaya tersebut dinilai hanya melemahkan ISIS/ISIL sebentar saja.

“Mengenyahkan pemimpin-pemimpin kunci merupakan alat untuk mengacaukan rencana dan menurunkan kemampuan. Tetapi itu tidak mengalahkan atau menghancurkan organisasi-organisasi teroris,” kata Bruce Riedel, seorang mantan agen intelijen di CIA dan penasihat Presiden AS Barack Obama yang sekarang menjadi pakar terkemuka soal terorisme.

“Al-Qaidah di Iraq kehilangan pemimpin teratasnya dua kali tetapi mereka mampu bertahan dan cukup kuat untuk melahirkan Negara Islam,” kata Riedel dikutip AFP (19/12/2014).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Juru bicara Pentagon Laksda John Kirby mengatakan serangan-serangan yang dilancarkan atas para pemimpin kelompok itu telah mengacaukan “kemampuan komando dan kontrol operasi saat ini” dalam menghadapi pasukan pemerintah Iraq dan Kurdi.

Struktur komando Negara Islam sebagian besar masih menjadi misteri bagi intelijen, di mana anggota kelompok itu memiliki kepandaian tinggi dalam menyamarkan diri.

Pemikiran Barat soal struktur kepemimpinan Negara Islam yang dianggapnya mirip bentuk piramid, di mana hanya ada satu pemimpin tertinggi dengan para wakil dibawahnya dan terus turun hingga ke level bawah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan di mana faktor ikatan kesukuan, wilayah, budaya dan historis kerap memainkan peran di dalamnya.

“Jika Baghdadi dilenyapkan sebelum kekhalifahannya berdiri tegak, kelompok Negara Islam akan menghadapi masalah serius. Namun, dengan para letnan yang pandai, kelompok itu tidak akan tamat tanpa bertempur lebih jauh,” kata Michael Ryan dari Jamestown Foundation yang berbasis di Washington.

Jenderal Martin Dempsey, pimpinan angkatan bersenjata AS, belum lama ini mengatakan kepada Senat AS bahwa Negara Islam akan dapat dikalahkan jika jubah legitimasi keagamaan mereka dilucuti dan masyarakat yang mendukungnya menolak kelompok itu.

“Aksi-aksi kami ditujukan ke arah sana. Ini membutuhkan upaya yang terus berkelanjutan selama beberapa waktu lamanya. Ini masalah umum, dan kami seharusnya sudah menduga bahwa musuh kita akan menyesuaikan taktik mereka dengan perubahan pendekatan kita,” kata Demsey.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Fasilitas yang Diperoleh Para Imigran Syiah di Balikpapan
Tulisan selanjutnya Misi Arkeologi Amerika Serikat Bohong Tentang Temuan Ribuan Mumi di Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?