Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memata-matai Mesir, 2 Agen Mossad dan 1 Pegawai Terusan Suez Divonis Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2014 13:07 1:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2014 13:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah pengadilan di kota pelabuhan di Mesir, Port Said, telah menghukum dua agen Mossad dengan penjara seumur hidup dan seorang pegawai Terusan Suez dengan penjara 10 tahun, karena terbukti bersalah melakukan aksi mata-mata untuk kepentingan Zionis Israel.

Dilansir Ahram Online, menurut sebuah sumber kehakiman Sabtu malam (20/12/2014), warga Mesir bernama Muhammad Ali Abdulbaqi Hassanin bersalah melakukan aksi mata-mata untuk badan intelijen Israel, Mossad, selama tahun 2011 hingga 2013. Dia juga mengirimkan informasi rahasia militer Mesir kepada kedua agen Mossad tersebut, berikut informasi lalu lintas kapal di Terusan Suez, yang merupakan rute strategis jalur perdagangan antara Asia dan Eropa.

Hassanin, yang dituding menerima uang dalam jumlah besar atas tindakan mata-mata yang dilakukannya untuk Israel, juga dinyatakan bersalah karena melakukan aksi yang sama untuk kepentingan kelompok teroris Syiah Hizbullah dan tentara rezim Bashar Al-Assad.

Dua agen intelijen Mossad, Benjamin Saul dan David Meir, divonis secara in absentia.

Israel menandatangani perjanjian perdamaian dengan Mesir sejak tahun 1979.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Oktober 2011, Mesir membebaskan seorang warga Amerika Serikat yang juga memiliki kewarganegaraan Isreal, Ilan Grapel, berdasarkan perjanjijan tahanan dengan Israel yang melepas 25 warga Mesir. Grapel ditahan di Kairo dengan tuduhan bekerja untuk Mossad dan memicu pertikaian sektarian di Mesir seiring dengan aksi demonstrasi besar rakyat menentang kekuasaan Husni Mubarak.Grapel membantah tuduhan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hak Pengasuhan Anak Satu Kebaikan yang Dimiliki Syari’ah Islam Perhatikan Hak Manusia
Tulisan selanjutnya Iran Resmikan Monumen Tentara Yahudi Martir Perang dengan Iraq 1980-88

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?