Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Nayef Pengobar Perang Melawan Al-Qaidah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 23 Januari 2015 21:57 9:57 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 23 Januari 2015 21:50
Bagikan
Bekas Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Nayef.
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Dalam Negeri Pangeran Mohammed bin Nayef yang ditunjuk sebagai Putra Mahkota kedua pada tahta Kerajaan Arab Saudi, merupakan pejabat yang mengobarkan perang melawan Al-Qaidah. Tak ayal ia pernah nyaris terbunuh oleh bom bunuh diri.

Ia mempelajari ilmu politik di Amerika Serikat dan memiliki beberapa kursus pelatihan militer, termasuk di bawah naungan CIA, menurut para ahli yang mendalami ihwal keluarga kerajaan.

Pada tahun 1999 ia memperoleh pos pertamanya sebagai ajudan Menteri Dalam Negeri yang dijabat almarhum ayahnya.

Dalam beberapa tahun seiring posisinya yang meningkat di Kementerian Dalam Negeri, memungkinkan ia membangun “jaringan solid”, baik di Arab Saudi atau kawasan regional, untuk memerangi Al-Qaidah, kata seorang ahli Saudi.

Dilaporkan AFP, Jumat (23/1/2015), pemerintah Barat mencatat “keberhasilan” dalam menghadapi jaringan teror global dan Nayef merupakan pihak pertama yang mendeteksi dan mencegah serangan Al-Qaidah, kata ahli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reputasinya ini menempatkan dia berada di jalur sasaran tembak Al-Qaidah dan hampir membunuhnya.

Dia selamat dari serangan bunuh diri pada bulan Agustus 2009 ketika pembom berhasil menyusup lingkungan keamanan tempat sang pangeran dan meledakkan bahan peledak.

Pangeran Mohammed hanya menderita luka ringan. Pada kondisi itu tidak ada korban serius, kecuali pelaku bom bunuh diri yang tewas.

Al-Qaidah yang berbasis di Yaman (AQAP) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Ini merupakan serangan pertama kali yang ditujukan kepada pejabat tinggi di Saudi, setelah pada tahun 2004 satu mobil yang membawa bom menabrakkan ke pagar Kementerian Dalam Negeri di Riyadh.

Namun demikian Pangeran Mohammed juga memimpin program merehabilitasi anggota Al-Qaidah yang menyerah atau ditangkap.

Program ini telah dipuji sekaligus dikritik, karena banyak anggota Al-Qaidah yang telah menjalani rehabilitasi bergabung kembali ke AQAP di Yaman.

Pada saat ia diserang, pihak kerajaan menyebutkan pelakunya ingin bertemu Pangeran Mohammed dengan dalih ingin menyerahkan diri.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Yaman Mundur Setelah Tekanan Kelompok Syiah
Tulisan selanjutnya Pasca Pengunduran Presiden Yaman, Syiah Akan Ajukan Calon Perdana Menteri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?