Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Erdogan: Bangunan Turki Baru Yang Tak Terelakkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Maret 2015 05:42 5:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Maret 2015 05:42
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  kembali menolak klaim bahwa konstitusi baru memperluas kekuasaannya untuk menginstall “kediktatoran”.

Menurutnya, jika itu terjadi, rakyat akan menjadi benteng utama dalam  menentang usaha semacam itu.

“Turki tidak bisa lagi melanjutkan konstitusi yang disiapkan selama periode kudeta,” ujar Erdogan.

Ia mengatakan bangsa ini (Turki, red) layak memiliki konstitusi yang lebih kompatibel dengan sejarah, budaya, kepekaan, tuntutan dan visi mereka, ujarnya saat berbicara pada sebuah acara di Provinsi Barat Çanakkale.

Erdogan juga menyinggung kembali masalah pengubahan sistem parlementer ke dalam sistem presidensial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka mengatakan sistem presidensiel akan membawa kediktatoran, Apakah ada kediktatoran di Amerika Serikat, Meksiko, atau di Brasil?”

Menurutnya, bangunan dari Turki baru tidak bisa dihindari.

“Sebuah sistem presidensiel adalah, Insya Allah, tak terelakkan,” kata Erdogan.

Pemilihan Umum (Pemilu) bulan Agustus untuk pertama kalinya seorang presiden Turki dipilih langsung oleh rakyat. Erdogan menegaskan ia kini memiliki mandat rakyat untuk menjadi pemimpin yang aktif dan kuat.

Turki mengadakan pemilihan parlemen pada bulan Juni, dengan mayoritas parlemen adalah pro-Erdogan, yaitu Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party/AKP).

Amandemen konstitusi membutuhkan dukungan lebih dari dua pertiga 550 kursi parlemen, atau setidaknya 367 orang.

AK Party, yang saat ini memiliki 312 kursi, mengharapkan jumlah yang signifikan dari pemilu pada tanggal 7 Juni mendatang.

Sejak kampanye pemilu tahun lalu, Erdogan senantiasa mengatakan akan membuat jabatan presiden memiliki peran yang lebih luas dalam pemerintahan, tidak seperti para pendahulunya. [Baca: Erdogan: Tak Ada Saku di Kain Kafan, Sistem Presidensial demi Kemajuan Turki]

Erdogan mengatakan, sistem pemerintahan saat ini tidak cocok untuk Turki. Sistem baru (presidensial) menurutnya akan memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat yang saat ini diperlukan untuk mempercepat pembangunan.*/Zayd

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AKPRecep Tayyip ErdogansekularismeTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gedung Putih Dikirimi Surat Beracun Sianida
Tulisan selanjutnya Inilah Sikap HAMAS terhadap Hasil Pemilu Israel: Kami Tak Membeda-Bedakan Di Antara Kalian!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?