Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Tak Ada Saku di Kain Kafan, Sistem Presidensial demi Kemajuan Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2015 17:35 5:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2015 17:28
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menegaskan bahwa Turki harus mengalihkan sistem demokrasi parlementer ke presidensial guna mempercepat pembangunan di negara itu.

“Saya tidak akan membawanya ke dalam kubur. Saya menginginkannya untuk Turki,” kata Erdogan ketika berpidato di depan khalayak umum di Provinsi Gaziantep pada hari Sabtu (7/3/2015) dikutip Hurriyet.

“Kain kafan tidak ada sakunya, saya tidak akan membawa sistem presidensial ke alam baka,” imbuh Erdogan.

Erdogan adalah presiden pertama Turki yang dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Sebelumnya, presiden dari republik Turki yang sekuler itu selalu dipilih oleh anggota parlemen lewat pemungutan suara. Sejak kampanye pemilu tahun lalu, Erdogan senantiasa mengatakan akan membuat jabatan presiden memiliki peran yang lebih luas dalam pemerintahan, tidak seperti para pendahulunya.

“Jika oposisi merasa tidak nyaman dengan kata-kata saya, maka berarti kita berada di jalur yang benar,” kata Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Berikan mereka 400 wakil rakyat dalam pemilu 7 Juni dan isu ini [perdebatan mengenai sistem presidensial] akan selesai dengan damai,” kata Erdogan meminta agar penduduk Gaziantep memilih partai pemerintah saat ini, AKP, dalam pemilu mendatang.

Erdogan menambahkan, sistem pemerintahan saat ini tidak cocok untuk Turki. Sistem baru (presidensial) akan memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat yang saat ini diperlukan untuk mempercepat pembangunan.

“Ketika saya bicara soal konstitusi baru atau sebuah sistem presidensial, saya memimpikan Turki Raya, tahun 2023, tahun 2071. Kita tidak akan menyaksikan masa-masa itu, tetapi saya memimpikannya, agar anak-cucu kita merasakannya,” kata Erdogan.

Dalam pidatonya, Erdogan juga menggambarkan Gaziantep, yang terdiri dari campuran etnis Turk dan Kurdi, sebagai “sebuah model dari proses perdamaian yang terus berlangsung.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Importir Senjata Terbesar di Dunia
Tulisan selanjutnya Cegah Logo Halal Palsu pada Restoran, LPPOM MUI Luncurkan QR Code Scanner

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?