Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Staf Gubernur New Jersey Mengaku Terlibat Sabotase Jembatan George Washington

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2015 07:28 7:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2015 07:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bekas staf Gubernur New Jersey Chris Christie telah menyatakan dirinya bersalah atas dakwaan konspirasi dalam sabotase Jembatan George Washington, jalur utama akses ke New York City.

David Wildstein mengaku berperan dalam mematikan akses salah satu jembatan tersibuk di Amerika Serikat itu pada September 2013, sehingga mengakibatkan kemacetan sangat parah.

Saboase itu dilakukan secara sengaja untuk menghukum seorang walikota asal Partai Demokrat yang menolak mendukung pencalonan kembali Chris Christie sebagai gubernur New Jersey.

Bill Baroni, bekas wakil direktur eksekutif Otoritas Pelabuhan New Jersey dan Bridget Kelly, seorang wanita bekas kepala staf Chris Christie, juga didakwa melakukan penipuan dengan menggunakan teknologi informasi.

Menurut berkas dakwaan, Wildstein, Kelly dan Baroni berkonspirasi untuk menghukum walikota yang memimpin kota kecil Fort Lee di pinggiran New Jersey, karena menolak mendukung pencalonan kembali Chris Christie sebagai gubernur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para terdakwa dituduh sengaja mematikan akses dua lajur jalan yang ada di jembatan tersebut pada hari pertama masuk sekolah untuk memaksimalkan dampak buruknya. Akibat perbuatan mereka, para penglaju terjebak macet parah berjam-jam di waktu pagi selama empat hari berturut-turut.

Baroni dan Kelly membantah terlibat konspirasi itu.

Sementara Wildstein, bekas pejabat senior di lembaga yang berwenang mengoperasikan jembatan itu, mengaku bersalah atas dua dakwaan konspirasi di sebuah pengadilan di Newark hari Jumat (1/5/2015).

Dia terancam dipenjara 15 tahun, meskipun pengakuan bersalahnya bisa dipakai sebagai pertimbangan hakim dalam menetapkan hukuman.

Pengacara Alan Zegas mengatakan bahwa kliennya, Wildstein, “sangat menyesali” keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Namun, Chris Christie membantah dirinya terlibat dalam kasus itu, lapor BBC Sabtu (2/5/2015).

“Dakwaan hari ini membuat jelas bahwa apa yang saya katakan sejak hari pertama adalah benar,” kata Christie. “Saya tidak tahu atau terlibat dalam perencanaan atau eksekusi dari tindakan itu.”

Jaksa New Jersey, Paul Fishman, mengatakan tidak ada rencana untuk menggugat orang lain terkait kasus tersebut.

Chris Christie pernah menjadi salah satu calon favorit Partai Republik untuk kandidat presiden Amerika Serikat. Tetapi, popularitasnya terus menurun beberapa bulan ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir akan Selidiki Pengambilan Gambar Bintang Porno Amerika di Sekitar Piramida
Tulisan selanjutnya Setelah Rakyat Marah, Akhirnya Polisi Baltimore Digugat atas Kematian Tahanan Kulit Hitam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?