Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arkeolog ‘Israel’ Temukan Benteng Kaum Kan’an Berusia 3.200 Tahun

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2020 15:34 3:34 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 24 Agustus 2020 15:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Benteng bangsa kuno Kan’an-Mesir yang berasal dari masa sekitar 3.200 tahun silam ditemukan tim arkeolog ‘Israel’. Hal ini dilaporkan Otoritas Kepurbakalaan ‘Israel’ (IAA) pada Ahad (23/8/2020).

Selama periode tersebut, bangsa Kan’an, Israel, dan Filistin saling berperang, ketika Israel kuno dikuasai oleh bangsa Mesir. Benteng persegi sepanjang 18 meter ini ditemukan di dekat kota yang disebut Kiryat Gat saat ini, kutip kantor berita Xinhua.

Benteng itu dibangun oleh orang Kan’an di bawah arahan Mesir untuk mempertahankan diri dari bangsa Filistin, yang menetap di daerah dataran pantai selatan dan membangun kota-kota besar di sana.

Dengan demikian, bangunan itu berfungsi sebagai benteng perbatasan antara kerajaan Kan’an di Lakhis, yang diperintah oleh bangsa Mesir, dan kerajaan Gath Filistin di barat. Benteng tersebut dibangun di lokasi strategis, mengarah ke jalan utama yang menghubungkan area itu dengan dataran pantai.

Strukturnya memiliki pintu masuk besar yang terawat dengan baik dan dipahat dari batu tunggal berbobot sekitar tiga ton. Selain itu, terdapat halaman yang dilapisi lempengan batu, serta pilar di bagian tengah dengan ruang-ruang yang berada di sisi-sisinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ratusan bejana tembikar, beberapa masih utuh, terpampang di dalam ruangan, termasuk mangkuk dan cangkir untuk beribadah, serta banyak mangkuk lainnya yang beberapa di antaranya bergaya Mesir. Pada pertengahan abad ke-12 SM, bangsa Mesir meninggalkan wilayah itu, menyebabkan kehancuran luar biasa di kota-kota Kan’an yang tidak terlindungi dari orang Filistin.

Sejarah mencatat, kabilah-kabilah Arabiyyah –bangsa Kan’an, Amuriyyah, Yabusiyyah, dan Finikiyyah– adalah bangsa yang paling pertama mendiami wilayah Palestina. Ahli sejarah barat dan timur sepakat sekitar tahun 2.500 SM, mereka menetap di wilayah pantai dan gunung-gunung.

Adapun kabilah Yabusiah mendiami kawasan Al-Quds dan membangun kota di sana yang dinamakan kota Yabus. Dengan demikian bangsa Palestina saat ini adalah keturunan suku-suksu tersebut. Suku Kan’an membangun 119 kota. Sementara bangsa Yahudi tidak ada ada satupun tanda-tanda pernah mendiami kawasan ini sebagaimana disebutkan kitab Taurat maupun Injil.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kaum Kan'anPeninggalan Arkeologi Kaum Kan'an
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Ada Seorang pun Manusia Hidup Tanpa Memiliki Worldview
Tulisan selanjutnya Turki Grebek Perkebunan Ganja Perombolan Pemberontak PKK

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?