Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tukang Roti Mogok Massal, Tentara Bolivia Turun Tangan Membuat Adonan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2015 13:54 1:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2015 13:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tentara Bolivia telah mulai membuat puluhan ribu roti, karena para pembuat roti yang menjadi makanan pokok masyarakat melakukan mogok massal.

Dilansir BBC Senin (18/5/2015) tentara turun tangan membantu menyediakan kebutuhan roti masyarakat di kota terbesar negara itu, La Paz, dan kota tetangganya El Alto.

Pemerintah memanggil prajuritnya yang biasa memanggul senjata untuk turun tangan membuat roti setelah ada laporan mengenai kelangkaan makanan pokok itu di sejumlah daerah.

Para pembuat roti di Bolivia melancarkan aksi mogok massal selama 48 jam guna memprotes kebijakan pemerintah yang menghapus subsidi tepung gandum.

“Kita, memang, mengalami sejumlah kelangkaan. Tetapi kita akan menghasilkan 70.000 roti hari ini dan kita memiliki kemampuan untuk meningkatkan hasil produksinya jika diperlukan,” kata Menteri Pembangunan Veronica Ramos.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah akan memasok roti-roti buatan tentara itu ke toko-toko milik pemerintah dan menjualnya dengan harga 40 sen boliviano atau sekitar US$0,05 (1 boliviano kira-kira setara 1.900 rupiah).

Harga itu lebih murah dibanding harga jual yang ditawarkan para pembuat roti, yang mana mereka baru bisa mendapatkan untuk jika roti buatannya dijual dengan harga 50 sen atau sekitar US$0,07.

Menurut pemerintah Presiden Evo Morales subsidi tepung gandum tidak lagi diperlukan.

“Para pembuat roti Bolivia sudah menikmati subsidi selama bertahun-tahun. Mereka sekarang kuat dan bisa berjalan dengan kakinya sendiri,” kata Menteri Ramos.

Bolivia merupakan salah satu negara termiskin di Amerika Selatan. Tetapi kemiskinan dan ketimpangan sosial dalam masyarakat sudah banyak dikurangi sejak Morales menjabat pertama kali sebagai presiden tahun 2006.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kata Seorang Uskup di Kolombia Murid Yesus Mungkin Ada yang Gay
Tulisan selanjutnya Begini Cara Setan Menggoda Manusia (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?