Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengkritik Ikhwanul Muslimin Diangkat Jadi Menteri Kehakiman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Mei 2015 12:09 12:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Mei 2015 12:40
Bagikan
Ahmed al-Zind (kiri) pernah mengatakan hakim adalah tuan di Mesir, yang lainnya budak
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi, hari Rabu (20/05/2015) melantik Ahmad al-Zind, pengkritik keras organisasi Al Ikhwan Al Muslimun atau Ikhwanul Muslimin (IM), sebagai menteri kehakiman yang baru.

Pernyataan yang dikeluarkan para pejabat di kantor presiden menyebutkan al-Zind diambil sumpahnya di depan Presiden al-Sisi dan perdana menteri.

Al-Zind sangat menentang tokoh Ikhwanul Muslimin, Mohammad Mursy, yang terpilih menjadi presiden dan digulingkan militer pada Juli 2013, sekitar setahun setelah menjabat.

Penggulingan Mursy dipimpin oleh al-Sisi yang ketika itu menjabat sebagai menteri pertahanan.

Al-Zind juga dikenal sebagai tokoh kontroversial karena berbagai pandangannya yang dinilai anti-Islam, demikian dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu komentarnya yang mengundang polemik adalah bahwa hakim adalah para tuan di Mesir, yang lainnya adalah budak.

Pendahulu al-Zind, Mahfouz Saber, dipaksa mengundurkan diri pada 11 Mei setelah memicu kemarahan massal, terkait pernyataanya bahwa anak pemulung atau tukang kebersihan tak layak menjadi hakim.

Saber juga mengatakan latar belakang sebagai pemulung tak cocok menjadi hakim di Mesir.

“Mereka akan tertekan dan tak bisa menjalankan tugas,” kata Saber.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunIkhwanul MusliminMesirpejabatPresiden Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Supermarket Ini Akhirnya Minta Maaf Setelah Jual Sosis Babi Berlabel ‘Halal’
Tulisan selanjutnya Sudah Saatnya Pemerintah dan DPR Rumuskan RUU Anti Prostitusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?