Hidayatullah.com—Pemerintah Hungaria meneruskan rencananya untuk mendirikan pagar setinggi 4 meter di sepanjang perbatasan dengan Serbia, guna menangkal kedatangan para migran ilegal.
Kebanyakan migran yang ingin memasuki negara Uni Eropa lewat Hungaria berasal dari Kosovo dan Albania. Tetapi, belakangan migran asal Afrika juga banyak yang memilih negara Balkan itu sebagai titik masuk ke Eropa, bukannya Yunani, Italia atau Spanyol.
Perbatasan Hungaria dengan Serbia tidak panjang Tetapi, bagi para penjahat dan penyelundup yang mengetahui wilayah perbatasan itu dengan baik, bisa memanfaatkannya guna mendatangkan banyak keuntungan finansial di atas penderitaan para migran.
“Pemerintah telah memutuskan untuk memerintahkan menteri dalam negeri agar segera memulai persiapan penutupan secara fisik perbatasan Hungaria-Serbia. Kita bicara soal area perbatasan sepanjang 175 kilometer yang secara fisik akan ditutup dengan pagar setinggi 4 meter,” kata Menteri Luar Negeri Peter Sijarto seperti dikutip Euronews Rabu (17/6/2015).
Mengapa dan bagaimana tiba-tiba para migran banyak yang menggunakan negara Balkan itu sebagai rute masuk ke Uni Eropa masih belum diketahui secara pasti.[Baca juga: Perang papan reklame pemerintah Hungaria vs oposisi soal imigran]
*