Hidayatullah.com—Sejumlah video yang diduga direkam di Uzbekistan muncul di internet menampakkan sejumlah orang saling menantang untuk membakar mata uang asing, lapor BBC Ahad (28/6/2015).
Dolar, euro dan rubel merupakan mata uang asing yang dipilih orang-orang itu untuk dibakar. Video itu sepertinya dibuat untuk menunjukkan “keberanian” antar klan di negara bekas Uni Soviet itu.
“Dengarlah kalian orang-orang Andijan (nama sebuah klan di Uzbekistan) … ini balasan kami untukmu,” kata seorang laki-laki dalam video yang disebarluaskan lewa aplikasi pesan singkat Telegram.
“Kalian bakar satu lembar uang … Kami orang-orang Tashkent akan membakar semua ini untuk kalia,’ kata seorang pria sambil menunjuk setumpuk lembaran uang pecahan 100 dolar.
Seorang blogger ternama Uzbekistan mengkritik trend tersebut dan mengimbau agar orang-orang yang menunjukkan “keberaniannya” itu lebih baik menyumbangkan uang mereka ke sebuah rumah sakit leukimia di Tashkent daripada membakarnya.
Menurut data Preserikatan Bangsa-Bangsa sekitar 16 persen populasi Uzbekistan hidup di bawah garis kemiskinan.*