Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Shalat Jumat Dikawal Ketat, Muslim Paris Dipaksa Batalkan Pawai Anti Terorisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 November 2015 06:23 6:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 November 2015 06:13
Bagikan
Masjid Raya Paris.
Bagikan

Hidayatullah.com—Warga Muslim di ibukota Prancis kemarin (20/11/2015) kembali mengikuti ibadah shalat Jumat, satu pekan setelah terjadi serangkaian serangan di Paris yang mengakibatkan ratusan orang tewas.

Shalat Jumat di Masjid Raya Paris dilakukan di tengah-tengah penjagaan ketat aparat keamanan di kota mode tersebut. Pengurus masjid dipaksa membatalkan penyelenggaraan pawai anti terorisme yang sebelumnya sudah direncanakan, setelah polisi menyatakan tidak dalam menjamin keselamatan orang-orang yang akan mengikuti aksi itu. [Baca: Masjid Raya Paris ajak Muslim ikut pawai anti terorisme]

“Masuk akal ada penjagaan seperti ini,” kata seorang pria di luar masjid, seperti dikutip Euronews. “Seperti saya katakan sebelumnya, ini disebabkan karena generalisasi. Orang membuat generalisasi berdasarkan apa yang terjadi, berdasarkan tindakan yang dilakukan oleh segelintir individu, yang mana mereka sama sekali melakukannya bukan atas nama Islam.”

Seorang lainnya mengutarakan perihal stigma yang disematkan kepada Muslim oleh sejumlah pemimpin negeri itu.

“Sejumlah pemimpin Prancis saat ini membuat generalisasi dan stigma atas komunitas Muslim, meskipun kami tidak ada kaitannya sama sekali dengan hal itu. Kami tidak perlu untuk meminta maaf. Bersimpati, mungkin, tetapi kami tidak perlu meminta maaf, karena kami juga kehilangan dalam serangan ini,” paparnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok masjid-masjid besar mendesak para imam mengutuk serangan itu, sementara sebagian pemimpin Muslim Prancis di minmbar-mimbar mengecam aksi kekerasan. Teks tema khutbah Jumat yang disarankan bahkan juga disebarkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswinya Meninggal Tertabrak di Jalur Busway, LIPIA Siap Bangunkan Jembatan
Tulisan selanjutnya Toys ‘R’ Us Hentikan Penjualan Senjata Mainan di Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?