Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Rusia Vladimir Putin Puji Donald Trump

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Desember 2015 07:13 7:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Desember 2015 07:05
Bagikan
Donal Trump dan Vladimir Putin
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (17/12), memuji calon presiden (Capres) Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump sebagai “pria yang sangat luar biasa, dan tidak diragukan lagi sangat berbakat.”

Putin, dalam konferensi pers tahunannya di Moskow, mengatakan ia menyambut ajakan Trump untuk membangun hubungan lebih baik dengan Moskow.

“Ia mengatakan ingin hubungan dengan Rusia dengan tingkat yang berbeda, lebih akrab dan lebih dalam,” kata Putin. “Bagaimana mungkin kita tidak menyambut ajakannya itu? Tentu saja kita sambut baik,” ujarnya dikutip Voice of America (VoA).

Tapi pemimpin Rusia itu tidak berkomentar tentang pencalonan Trump sebagai presiden dari Partai Republik.

“Bukan urusan kita menilainya. Tergantung rakyat AS,” kata Putin, “tapi ia memimpin dalam arena pencalonan presiden AS.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin Rusia itu mengatakan Moskow “siap bekerjasama dengan siapapun yang dipilih oleh rakyat Amerika sebagai presiden.”

Trump, pendatang baru pada bidang politik dan pernah menjadi pembawa acara realita TV, tampil sebagai pemimpin dalam survei yang dilakukan di antara pendukung Partai Republik sebelum pemilihan pendahuluan partai Republik di negara bagian, yang akan mulai pada bulan Februari.

Namun, analis politik Amerika mencatat bahwa para pemilih sering kali mengubah pilihan mereka dalam bulan-bulan kampanye sebelum pemilu pada bulan November.

Trump, ketika ditanya pada hari Rabu apa yang akan ia lakukan untuk menghentikan serangan udara Rusia di Suriah, mengatakan bahwa ia pertama-tama akan mencoba mengambil simpati Putin.

“Saya rasa, saya bisa cocok dengan Putin,” kata Trump, “dan saya bisa cocok dengan yang lainnya, dan dunia kita akan jauh lebih stabil. Saya akan bicara padanya. Saya bisa cocok dengannya.”

Tapi pada bulan Oktober, Trump memiliki pandangan yang berbeda. Ia mengatakan akan “duduk” dan memperhatikan kemajuan serangan udara Moskow terhadap para pemberontak di Suriah, karena menurutnya Rusia mungkin akan terjerat dalam konflik Timur Tengah.

Donald Trump menjadi kecaman dunia setelah berbagai pernyataan dan sikapknya dinilai anti Islam (Islamophobia). Awal Oktober lalu, bakal calon presiden AS ini menyerukan larangan “total” terhadap Muslim untuk memasuki Amerika Serikat.

Sejak pernyataannya dinilai membenci Islam, banyak protes berdatangan. Baru-baru ini sebuah Petisi munul untuk Donald Trump.

Di Inggris, muncul petisi yang meminta agar Trump dilarang masuk ke tanah Britania. Petisi diajukan melalui situs petisi resmi pemerintah Inggris, sebagai respons atas seruan Trump yang melarang seluruh Muslim masuk ke wilayah AS karena ancaman terorisme yang meluas.

“Inggris telah melarang masuk banyak orang karena pidato kebencian. Prinsip yang sama harus diberlakukan bagi setiap orang yang ingin masuk ke Inggris,” demikian bunyi petisi yang diajukan oleh warga Skotlandia, Suzanne Kelly, yang sudah lama menjadi pengkritik aktivitas bisnis dan politik Trump.

Dukungan Rusia kepada Donald Trump hanya akan menjadi pembenar kalangan Islam bahwa kehadiran Amerika dan Rusia adalah memusuhi umat Islam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti IslamDonal TrumpislamophobiarusiaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Negara Berdaulat, Freeport Harus Patuh UU Minerba
Tulisan selanjutnya Berkumpul dan “Berlebaran” di Surga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?