Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jordania Menentang Rencana Israel Bangun ‘Plaza Doa’ Dinding Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Februari 2016 15:28 3:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Februari 2016 15:28
Bagikan
Syeikh Azzam al-Khatib, pengurus Awqaf
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat Jordania menyeru Israel agar menghentikan rencana untuk membangun “plaza doa” baru di Dinding Barat Jerussalem, yang berlokasi di komplek Masjid Al-Aqsha.

Pejabat Jordania Petra News Agency mengutip Menteri Komunikasi Mohammad Momani yang mengatakan bahwa pembangunan plaza akan melanggar situs peninggalan Islam.

Dianggap suci oleh Yahudi, Dinding Barat, terletak di komplek Masjid Al-Aqsha Jerusalem Timur, yang bagi umat Islam merupakan situs paling suci ketiga di dunia.

Baik pihak Jordania maupun pihak Masjid Al-Aqsha mengatakan pembangunan plaza bagi jamaah Yahudi akan merusak Istana Umayyad, sebuah situs bersejarah Islam dari abad ketujuh.

Dikutip english.palinfo.com Senin (08/02/2016), Petra News Agency melaporkan pada Kamis bahwa Syeikh Azzam al-Khatib, pengurus Awqaf (yayasan Jordania yang bertanggung jawab memelihara situs suci Islam di Jerusalem) yang berbasis di Jerusalem telah menulis surat pada otoritas Israel meminta pihak manajemen Istana Umayyad untuk diserahkan pada Awqaf.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Israel telah mendirikan platform di situs yang rencananya akan dibangun plaza, yang akan dibangun di sebelah tembok penahan komplek Masjid Al-Aqsha – disebut Yahudi sebagai “Kuil Gunung”.

Rencananya plaza itu akan dimaksudkan untuk memberi ruang di Dinding Barat bagi wanita Yahudi agar dapat membaca Taurat (kitab suci Yahudi), sedangkan Yahudi Ortodox menentang kehadiran wanita di area utama yang disediakan untuk berdoa.

Sejak pendudukan Israel atas Jerusalem dan Tepi Barat pada 1967, Jordania – via Awqaf – telah bertanggung jawab dan mengurus situs bersejarah Islam Jerusalem, khususnya ikon Al-Aqsha.

Sejak itu, “status quo” dipertahankan di situs yang tidak memperbolehkan non Muslim untuk melakukan aktifitas ibadah.

Di tengah-tengah ketegangan pelarangan untuk memasuki situs tersebut dan tuduhan bahwa Isrsel mengubah status quo itu dengan memperbolehkan sekelompok Yahudi memasuki Al-Aqsha. Pada Oktober lalu, Jordania dan Israel setuju untuk pemasangan kamera pemantau yang didukung AS agar dapat mengawasi aktifitas di dalam komplek masjid.

Hingga saat ini, dua pihak belum menemukan kata sepakat dalam bagaimana memasang kamera-kamera tersebut dan siapa yang seharusnya mengontrol.

Pada Ahad, Harian Haaretz mengutip pejabat Israel yang mengatakan bahwa mungkin kesepakatan tidak akan tercapai sebelum Paskah Yahudi pada April, ketika sejumlah besar Yahudi biasanya mengunjungi situs tersebut.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dinding BaratisraeljordaniaMasjid Al Aqshaplaza doataurat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saatnya Menolong Pelaku LGBT
Tulisan selanjutnya NCRI: Banyak Tentara Bayaran Iran Tewas Minggu Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?