Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Madinah Salim A Fillah Ingatkan Pentingnya Fiqih Dakwah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2016 07:34 7:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2016 11:20
Bagikan
Penulis buku "Dalam Dekapan Ukhuwah" saat berada di Kota Madinah
Bagikan

Hidayatullah.com – Kompleksnya problem dan tantangan dakwah Islam di Tanah Air menarik perhatian penulis buku Salim A Fillah untuk mengingatkan para dai akan pentingnya memahami fiqih dakwah dalam menjalankan dakwah.

Hal tersebut disampaikan Salim saat bertatap muka dengan hidayatullah.com usai mengikuti pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Kamis (24/3/2016) malam.

Menurutnya, kisah Nabi Muhammad –Shallallahu Alaihi Wasallam– saat mengutus Muadz bin Jabal –Radhiyallahu Anhu– ke Yaman sebagai dai dan gubernur, seperti disebutkan dalam hadits, bisa menjadi rujukan memahami fiqih dakwah.

“Pesan pertama yang disampaikan Nabi kepada Muadz adalah informasi bahwa dia akan menghadapi kaum Ahlul Kitab di Yaman. Maka penting bagi dai untuk mengetahui siapa yang akan dia dakwahi agar metode dakwah bisa cocok untuknya, inilah fiqih berdakwah,” kata Salim.

“Pesan Nabi selanjutnya adalah mengajak Ahlul Kitab kepada Tauhid; bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bila mereka menerima tauhid barulah kemudian mendirikan sholat lima waktu, kemudian membayar zakat yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang miskin. Hal ini menunjukkan pentingnya Tadarruj dalam mengajarkan Islam, tidak boleh langsung memaksa mereka menjalankan syariat secara kaffah, harus bertahap dan bersabar dalam dakwah,” ujar penulis buku Rihlah Dakwah ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bagi Salim, dakwah tauhid tidak hanya sebatas mengisi kajian dan menghadiri kajian, dakwah ini harus menyentuh seluruh aspek kehidupan, termasuk hadir memberi solusi sosial kemasyarakatan.

“Jangan sampai kita memaknai sempit dakwah tauhid hanyalah mengadakan kajian. Sangat banyak amal kebaikan yang bisa menarik orang lain kepada tauhid, seperti yang dilakukan oleh Sayyidina Abu Bakar –Radhiyallahu Anhu-, ketika baru masuk Islam dia langsung infaqkan hartanya untuk kepentingan dakwah dan perjuangan agama Allah. Dana itulah yang dipakai sebagai modal untuk mengajak orang lain kepada tauhid,” pungkasnya.

Salim berharap dakwah tauhid ke depannya bisa terus berkembang memberi kebaikan bagi umat Islam. Baginya, harapan itu semakin besar ketika bertemu banyak calon ulama dari mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang belajar di Universitas Islam Madinah (UIM) dan Masjid Nabawi.*/Muhammad Dinul Haq

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahfiqih dakwahSalim A Fillahtauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Hasyim Muzadi: HAM di Indonesia Belum Dipancasilakan
Tulisan selanjutnya Kader Hidayatullah Mesir Selesai Ikuti Daurah Tajwid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?