Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Divonis 35 Tahun, Manning Minta Pengampunan Obama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2013 15:57 3:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2013 15:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Beberapa jam setelah hakim memutuskan menghukum penjara 35 tahun, Bradley Manning terdakwa pembocoran ribuan dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat ke WikiLeaks mengajukan permohonan ampun dan pembebasan ke Presiden Barack Obama, lansir The Telegraph (21/8/2013).

Sebagai komandan tertinggi angkatan bersenjata negara Amerika Serikat, Presiden Obama memiliki kekuasaan untuk mengampuni para prajurit pelaku kejahatan.

Dalam pernyataannya yang dimasukkan dalam surat permohonan pengampunan, Manning, 25, membandingkan perang Amerika terhadap terorisme sejak peristiwa 9/11 tahun 2001 dengan pembantaian penduduk asli benua Amerika dan peristiwa kelam lainnya dalam sejarah AS.

Manning mengatakan, setelah penugasannya ke Iraq tahun 2010, dia menyadari bahwa “dalam usaha menghilangkan ancaman musuh, kita kadang lupa dengan kemanusiaan.”

“Kita terus merendahkan nyawa manusia baik di Iraq maupun Afghanistan,” kata Manning.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Manning menyatakan penyesalan atas perbuatannya yang mungkin membahayakan orang lain atau negara AS. Namun pada saat yang sama dia berkata, “Saat saya memutuskan untuk mengungkap informasi rahasia itu saya melakukannya karena mencintai negara saya dan karena merasa bertanggungjawab dengan apa yang dialami orang lain.”

“Jika Anda menolak permintaan apun saya, maka saya akan menjalani hukuman dengan mengetahui bahwa terkadang kita harus membayar mahal untuk sebuah kebebasan masyarakat,” pungkas Manning,

Pengacara Manning, David Coombs, dalam konferensi pers saat mengabarkan tentang permintaan pengampunan kliennya itu mengatakan bahwa Manning tidak mendapatkan proses hukum yang adil.

Coombs mengatakan, hukuman berat yang diterima kliennya, 35 tahun, dimaksudkan untuk memberikan efek gentar kepada siapa saja yang ingin berusaha membocorkan informasi rahasia ke publik.

Coombs menegaskan bahwa kabar yang menyatakan kliennya dipaksa untuk membocorkan informasi rahasia oleh WikiLeaks atau Julian Assange merupakan kabar bohong dan hanyalah rekayasa semata.

Coombs menggambarkan Manning sebagai seorang “pria terhormat” dan dia berpihak kepada kliennya dalam soal pembocoran lebih dari 700.000 dokumen rahasia militer AS ke WikiLeaks.

Coombs mengatakan, Manning berhak mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani 7 tahun dari masa hukuman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Militer Mesir Ledakkan Sejumlah Terowongan di Perbatasan Gaza
Tulisan selanjutnya Thailand Penjarakan Dua Pria Iran Pelaku Teror Bom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?