Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bukan Hanya 2, Perawat Jerman Terpidana Seumur Hidup Diduga Membunuh Puluhan Pasiennya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2016 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2016 08:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Jerman yang pernah berprofesi sebagai perawat dan divonis penjara karena membunuh 2 pasienya, diduga juga menjadi penyebab kematian lebih dari 24 pasien lainnya dengan menggunakan obat jantung.

Hari Rabu (13/4/2016) polisi mengatakan korban pembunuhan oleh Niels H. bertambah menjadi sedikitnya 24 orang, lapor Deutsche Welle.

Pada Februari 2015 pria itu sudah divonis bersalah melakukan dua pembunuhan dan tiga percobaan pembunuhan terhadap pasien di unit perawatan intensif. Dia diganjar hukuman seumur hidup atas dakwaan tersebut.

Di pengadilan Niels mengakui bahwa dia menyuntikkan 90 pasien dengan obat jantung yang tidak diresepkan dan mengklaim telah membunuh sekitar 30 orang. Setelah menyuntik korbannya, dia kemudian berusaha untuk menyelamatkan mereka agar dirinya terlihat sebagai perawat yang menonjol di antara rekan-rekannya.

Kepada penyidik dia mengaku sangat gembira jika berhasil menyelamatkan pasien dari kematian dan sangat terpukul jika gagal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi di kota Oldenburg hari Rabu kemarin mengatakan mereka telah menggali kubur dan melakukan 77 paket tes terhadap sisa jasad orang-orang yang pernah menjadi pasien Niels. Di samping temuan 24 kasus mencurigakan dengan jejak obat-obatan, polisi masih menunggu pemeriksaan 7 jasad lainnya.

Polisi sekarang sedang menyelidiki 200 kasus kematian di rumah sakit Delmenhorst di mana Niels pernah bekerja, serta tempat kerja perawat itu sebelumnya yaitu sebuah rumah perawatan jompo, klinik dan pelayanan medis darurat.

Tim investigasi mengharapkan hasil tes keseluruhan bisa didapatkan sebelum pertengahan Juni, yang kemudian akan dirilis ke publik.

Kasus kejahatan Niels bisa dilacak ke tahun 2005, ketika seorang rekannya menyaksikan perawat pria itu memberikan obat kepada seorang pasien di Delmenhorst. Setelah pasien itu berhasil diselamatkan, Niels ditangkap dan dihukum karena melakukan percobaan pembunuhan.

Seorang wanita kemudian menghubungi polisi, melaporkan kecurigaan ibunya kemungkinan juga menjadi korban perawat itu. Pengaduan tersebut menggiring polisi pada penggalian kembali makam korban dan akhirnya Niels divonis penjara seumur hidup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nasihat Kematian Abu Hazim kepada Khalifah
Tulisan selanjutnya Milisi Suriah Rilis Video Tawanan Hizbullah yang Tertangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?