Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Kritik Usaha Barat Ekspor Demokrasinya ke Iraq dan Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Mei 2016 07:41 7:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Mei 2016 07:37
Bagikan
Paus Fransiskus
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus Fransiskus mengkritik negara-negara Barat yang mencoba mengekspor merek demokrasi mereka ke negara-negara seperti Iraq dan Libya tanpa menghormati budaya politik asli.

Saat berbicara kepada surat kabar Katolik Roma Prancis, La Croix, Paus Fransiskus juga menyatakan Eropa seharusnya lebih menyatukan migran dan memuji pemilihan wali kota Muslim London sebagai contoh keberhasilan.

“Saat dihadapkan dengan terorisme kelompok bersenjata Islamis saat ini, kita harus mempertanyakan cara model demokrasi yang terlalu Barat diekspor ke negara-negara tempat kekuasaan kuat seperti di Irak, atau Libya, di mana ada struktur suku,” katanya.

“Kita tidak bisa maju tanpa memperhitungkan budaya-budaya ini,” kata Paus.

“Seperti kata seorang Libya baru-baru ini, ‘Kami dulu punya satu Gaddafi, sekarang kami punya lima puluh’,” kata Fransiskus merujuk pada mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, yang digulingkan dan terbunuh pada 2011.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Paus Fransiskus sering menyerang apa yang ia sebut “budaya penjajahan”, dengan negara-negara Barat berusaha memaksakan nilai-nilai mereka pada negara berkembang sebagai imbalan bagi bantuan keuangan.

Dunia Baru Memerlukan Kebesaran Jiwa Barat

Paus mengatakan bahwa bahwa meminggirkan migran tidak hanya salah tapi juga sesat dalam memerangi terorisme.

Ia mencontohkan serangan kelompok bersenjata di Brussels pada Maret ketika tiga pengebom bunuh diri menewaskan 32 orang, yang “terorisnya warga Belgia, anak migran, tapi berasal dari daerah minoritas”.

Sebaliknya, Paus memuji pemilihan seorang Muslim bernama Sadiq Khan sebagai wali kota London bulan ini.

“Di London, wali kota baru itu dilantik di katedral dan mungkin akan diterima oleh Ratu. Ini menunjukkan pentingnya bagi Eropa mendapatkan kembali kemampuannya untuk menyatukan,” katanya seperti dilansir Antaranews, Rabu (18/05/2016) dari Reuters.

Sepuluh hari lalu, Paus mengecam Eropa atas apa yang ia lihat sebagai respons tidak memadai terhadap arus masuk migran yang lari dari perang dan kemiskinan di Timur Tengah dan Afrika.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratdemokrasiiraqkatolikLibyapaus FransiskusRoma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Gadis Chibok Korban Penculikan Boko Haram Ditemukan
Tulisan selanjutnya KPAI Anjurkan Partsipasi Siswa dalam Penyusunan Tatib Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?