Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Terowongan Yahudi Era PD II Yang Digali dengan Sendok Ditemukan di Lithuania

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juni 2016 07:25 7:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juni 2016 07:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah terowongan, yang katanya dibuat dengan menggunakan sendok oleh tahanan Yahudi yang melarikan diri dari tentara Nazi pada masa Perang Dunia II, telah ditemukan di hutan Ponar, Lithuania.

Orang-orang Yahudi yang ditahan itu berasal dari apa yang disebut sebagai Brigade Pembakaran, yang dipaksa membakar mayat-mayat guna menghapus jejak kekejaman tentara Nazi saat pasukan Soviet bergerak menuju mereka.

Mengetahui mereka juga akan dibunuh, orang-orang Yahudi itu menggali terowongan di lubang di mana mereka dikurung. Sebelas orang berhasil menyelamatkan diri dari tempat itu.

Sebuah tim peneliti menggunakan alat pemindai bumi untuk memetakan jalur terowongan tersebut, lapor BBC Rabu (29/6/2016).

Lokasi pasti terowongan sepanjang 34 meter itu sudah hilang sejak akhir masa perang, tetapi sekarang berhasil diungkap oleh tim riset internasional yang terdiri dari Otoritas Kepurbakalaan Israel, peneliti-peneliti dari Amerika Serikat, Kanada dan Lithuania.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka menggunakan electrical resistivity tomography system, yang juga digunakan dalam eksplorasi minyak, agar proses pendeteksian tidak terganggu oleh sisa-sisa jasad manusia di tempat itu.

Hutan Ponar, yang sekarang dikenal dengan nama Panerial, terletak di luar ibukota Lithuania, Vilnius. Daerah itu merupakan tempat pertemuan orang-orang Yahudi sebelum perang dunia pecah.

Pada masa penjajahan Nazi, lobang-lobang kuburan massal digali di hutan itu, untuk menampung hingga 100.000 jasad, termasuk 70.000 Yahudi.

Ketika Tentara Merah (Soviet) mendekat, Nazi berusaha menyembunyikan jejak mereka. Tentara Nazi memaksa sekitar 80 tahanan dari kamp konsentrasi Stutthof, dengan keadaan kaki dirantai, menggali lobang dan membakar mayat-mayat yang ada.

Tim yang terdiri dari puluhan tahanan itu disebut dengan nama Leichenkommando (komando mayat), tetapi kemudian dikenal sebagai Brigade Pembakaran.

Menurut satu cerita, seorang anggota birgade itu bahkan menemukan istri dan dua saudara perempuannya ada di antara mayat-mayat tersebut.

Dikurung semalaman di dalam salah satu lobang di mana mayat-mayat dibakar, para tahanan itu kemudian menggali terowongan dan pada malam 15 April 1944, sebanyak 40 orang dari mereka berhasil menyelamatkan diri lewat terowongan selebar 2 kaki persegi tersebut.

Namun, petugas penjaga yang mendengar suara ribut yang ditimbulkan kemudian memburu mereka. Banyak dari mereka tewas ditembak, hanya 12 orang yang berhasil mencari pertolongan. Sebelas orang berumur cukup panjang untuk menceritakan kisah mereka.

Jon Seligman dari Otoritas Kepurbakalaan Israel kepada Associated Press mengaku meneteskan air mata saat menemukan terowongan itu.

Arkeolog Richard Freund, anggota tim, kepada New York Times mengatakan hutan Ponar adalah “ground zero holocaust”, bukti pembunuhan sistematis yang dilakukan oleh tentara Nazi sebelum mereka menggunakan ruangan gas beracun untuk membunuh orang Yahudi.

Benar tidaknya cerita menyedihkan itu, siapa yang tahu, yang pasti orang-orang Yahudi hingga saat ini terus mencari-cari bukti bahwa mereka adalah korban dari kekejaman Nazi untuk menunjukkan kepada dunia bahwa mereka senantiasa menjadi kaum yang tertindas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rilis Travel Warning, Amerika Serikat Mengaku Tidak Tahu Akan Ada Serangan di Istanbul
Tulisan selanjutnya Syeikh Ini Mengalah Ceramahnya Dibatalkan Panitia karena Kedatangan Pejabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?