Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Myanmar Ancam Lembaga Biksu Radikal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juli 2016 12:36 12:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juli 2016 12:36
Bagikan
Para biksu membawa spanduk: "Pendukung orang Rohingya adalah musuh kami"
Bagikan

Hidayatullah.com–Myanmar mengancam dan menindak garis keras kalangan Buddha, termasuk lembaga biksu radikal, untuk mengekang bentrok dan ketegangan berbasis perbedaan suku dan agama, yang mengakibatkan dua masjid hancur dan puluhan warga Muslim lari dari desa mereka.

Peraih Nobel Perdamaian dan pemimpin pemerintah, Aung San Suu Kyi, dihujani kecaman pegiat hak asasi manusia dan pengacara karena tidak menindak pelaku serangan terhadap kelompok kecil Muslim, demikian dikutip Antaranews, Senin (18/07/2016).

Kenyataan kekerasan berbasis perbedaan agama di Myanmar itu menjadi salah satu pokok wacana media sosial dan banyak yang mengecam negara itu.

Sebagai salah satu tanggapan, pemerintah membuat langkah mengejutkan dan menentukan terhadap lembaga biksu nasionalis radikal, yang dikenal dengan Ma Ba Tha, yaitu mengancam akan melakukan tindakan hukum jika kelompok itu menyebar kebencian dan menghasut kekerasan.

Pada Jumat, pemerintah meluncurkan gugus tugas untuk mencegah unjuk rasa keras sebagai bagian dari dorongan lebih luas untuk menghentikan kekerasan keagamaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketegangan keagamaan terjadi di Myanmar, yang sebagian besar penduduknya beragama Buddha, hampir setengah abad kekuasaan tentara, sebelum memuncak paa 2012 di bagian barat negara itu dalam bentrokan suku Muslim Rohingya dengan suku Buddha Rakhine.

Kekerasan warga Muslim dengan Buddha di daerah lain terjadi pada 2013 dan 2014.

Presiden Htin Kyaw dalam pernyataan mengatakan gugus tugas itu tidak hanya akan bergerak melawan pengunjuk rasa keras, tapi juga menyelidiki dan minta pertanggungjawaban siapa pun yang menghasut kekerasan.

“Kami tidak ingin mengganggu unjuk rasa damai, tapi kami tidak mengizinkan kekerasan saat berunjuk rasa,” kata Zaw Htay, juru bicara Kantor Penasehat Negara, yang dijabat Suu Kyi.

Badan bentukan pemerintah, yang mengawasi kerahiban Buddha Myanmar, Panitia Negara Sangha Maha Nayaka, pada pekan lalu mengeluarkan pernyataan, yang mengatakan tidak pernah mendukung kelompok nasionalis dan anti-Muslim Ma Ba Tha.

Pada Juni, sekelompok 200 penduduk desa merusak masjid dan melukai seorang pria Muslim di Myanmar tengah setelah terjadi sengketa atas pembangunan sekolah Islam.

Presiden Myanmar Setujui UU ‘Berbau’ Anti-Muslim

Dalam kejadian terpisah di Myanmar utara pada awal Juli, hampir 500 warga Buddha membakar musolah. Polisi menangkap lima orang sehubungan dengan serangan itu, kata media.

Dalam kedua kejadian itu, warga Muslim lari dari rumah mereka karena takut akan kekerasan meluas.

Sekitar 125.000 warga Rohingya Muslim, yang mengungsi akibat kekerasan pada 2012, tetap tinggal di kampung darurat di barat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BiksuBuddhaburmaMuslimmyanmarRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat Syeikh Qardhawi pada Persiden Erdogan Pasca Kudeta
Tulisan selanjutnya Persatuan Ulama Dunia Kecam Kudeta Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?