Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Remaja Pelaku Serangan di Kereta Jerman Kemungkinan Bukan Asal Afghanistan, Tetapi Pakistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2016 10:32 10:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2016 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Media massa ramai memberitakan bahwa pelaku serangan kapak atas penumpang kereta di Wurzburg, Jerman, adalah remaja asal Afghanistan. Namun, penyidik mengatakan mereka menemukan petunjuk-petunjuk yang mengarah ke Pakistan, termasuk dokumen-dokumen dari Pakistan yang ditemukan di tempat tinggalnya.

Dilansir Deutsche Welle Rabu (20/7/2016), menurut para pejabat yang berbicara kepada lembaga penyiaran nasional Jerman ZDF, pelaku kemungkinan mengaku kepada petugas bahwa dia berasal dari Afghanistan agar mendapatkan status pengungsi di Jerman. Pengakuannya berusia 17 tahun juga kemungkinan tidak benar.

  • Pengungsi Remaja Afghanistan Serang Penumpang Kereta di Jerman dengan Pisau dan Kapak
  • Penyerang Kereta Jerman Balas Dendam Kematian Temannya di Afghanistan

Dalam sebuah rekaman video yang dibuat sebelum melancarkan serangan, yang dirilis oleh ISIS, pelaku berbicara dalam sebuah dialek Pashtu, yang menurut para pakar jelas menunjukkan kalau orang itu berasal dari Pakistan. Selain itu, dari sejumlah istilah yang dipakai dalam rekaman untuk menyebut kata “bunuh diri”, “militer” dan “pemerintah” sangat tegas menunjukkan istilah yang biasa dipakai orang-orang Pakistan, lapor kantor berita Reuters.

Tidak hanya itu, menurut penyidik nama pelaku yang disebutkan oleh ISIS berbeda dengan nama yang tercatat di Jerman.

Kejaksaan federal Jerman telah mengambil alih kasus itu dari aparat lokal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut kejaksaan federal, mereka curiga pemuda itu melakukan aksinya atas nama ISIS, dan kemungkinan ada orang-orang yang membantunya. Dalam rekaman video pemuda itu menyatakan baiat kepada ISIS sebelum melakukan serangan.

Namun, sampai sekarang petugas masih menganggapnya tidak memiliki kaitan dengan ISIS, sebab belum ditemukan bukti langsung yang menghubungkan pemuda itu dengan militan di Suriah dan Iraq tersebut.

“Temuan-temuan kami mengindikasikan bahwa dia berulang kali menggunakan nama yang sama dan tempat lahir yang sama di Afghanistan, termasuk di pos pemeriksaan perbatasan di Passau, kantor distrik di Wurzburg dan Pusat Registrasi Orang Asing,” kata seorang juru bicara kementerian kepada kantor berita DPA.

Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere kepada para wartawan di Berlin, hari Rabu (20/7/2016), mengatakan bahwa pelaku sepertinya beraksi sendiri, tetapi terprovokasi propaganda ISIS.

De Maiziere mengkonfirmasi bahwa video yang dirilis ISIS itu otentik, tetapi tidak jelas kapan rekamannya dibuat.

Ketika ditanya apakah pelaku berasal dari Afghanistan atau Pakistan, de Maiziere mengatakan hal itu perlu penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu Niels Espenhorst, dari Asosiasi Federal untuk Pengungsi Anak Tanpa Pendamping, memperingatkan agar warga tidak pukul rata mencurigai pengungsi anak yang datang ke Jerman sendirian atau tanpa pendamping sebagai teroris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Berlakukan Keadaan Darurat, Erdogan Yakini Ada Negara Lain Terlibat
Tulisan selanjutnya Zaitun Rasmin Terpilih sebagai Ketua Umum secara Mufakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?