Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyerang Kereta Jerman Balas Dendam Kematian Temannya di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2016 07:47 7:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2016 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kejaksaan di Jerman mengatakan bahwa remaja pelaku serangan dengan kapak di kereta di Wuerzburg mendengar kabar bahwa seorang temannya terbunuh di Afghanistan dan dia ingin membalas dendam.

Remaja 17 tahun itu, yang datang ke Jerman setahun lalu sebagai seorang pengungsi anak tanpa pendamping, melukai empat orang, dua di antaranya kritis, dalam serangan hari Senin malam (18/7/2016).

Dia ditembak mati saat berusaha melarikan diri.

Hari Selasa, ISIS merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan remaja itu membuat ancaman.

Dalam video itu, remaja tersebut sambil mengacung-acungkan sebilah pisau mengatakan dirinya adalah seorang prajurit ISIS yang siap melakukan misi bunuh diri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat Jerman kemudian mengatakan aparat menemukan gambar lukisan tangan bendera ISIS di kamarnya.

Jaksa wilayah Bavaria Erik Ohlenschlager mengatakan remaja itu seorang Muslim yang taat dan ingin membalas dendam terhadap “orang-orang kafir” yang melukai teman-temannya.

Ohlenschlager mengatakan serangan itu “jelas-jelas bermotif politik,” lapor BBC Selasa (19/7/2016).

  • Pengungsi Remaja Afghanistan Serang Penumpang Kereta di Jerman dengan Pisau dan Kapak

Namun, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan tidak ada indikasi remaja itu memiliki kontak langsung dengan ISIS.

Menurut Herrmann, orang-orang yang berinteraksi dengan remaja itu beberapa bulan terakhir menggambarkan bahwa dia pemuda yang kalem dan pendiam, dan mereka tidak paham mengapa anak itu bisa bertindak demikian.

Remaja itu pergi ke masjid pada kesempatan-kesempatan tertentu. Herrmann mengatakan tidak seorang pun yang melihat tanda-tanda perilaku radikal pada anak itu dan tidak pula ada tanda-tanda dia berkaitan langsung dengan jaringan “jihadis” (istilah Barat untuk menyebut militan-militan Muslim, red).

Remaja itu ditempatkan di sebuah keluarga angkat sejak pindah dari sebuah penampungan pengungsi di kota itu dua pekan lalu.

Dia ditempatkan magang kerja di sebuah pabrik roti, dan kemungkinan akan menjadi karyawan bergaji tidak lama lagi.

Herrmann membela tindakan petugas yang menembak mati remaja itu, karena dia berusaha menyerang polisi dengan mengayunkan kapaknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Amal Muslim dan Amal Orang Kafir
Tulisan selanjutnya Pascaserangan Kereta di Jerman, Mufti Mesir Minta Barat Mereview UU yang Mengekang Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?