Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Veteran Perang Kemerdekaan Zimbabwe: Presiden Mugabe Diktator Manipulatif

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juli 2016 07:58 7:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juli 2016 07:58
Bagikan
Robert Mugabe.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para veteran perang kemerdekaan Zimbabwe menegaskan bahwa mereka tidak lagi memberikan dukungan untuk Presiden Robert Mugabe dalam pemilu, sebuah langkah mengejutkan di tengah-tengah maraknya protes atas pemerintahan saat ini, lapor Aljazeera.

Zimbabwe National Liberation War Veterans Association, yang telah memberikan dukungan kepada pemerintahan Mugabe selama puluhan tahun, hari Kamis (21/7/2016) mengecam presiden itu dengan menyebutnya sebagai pemimpin diktator, manipulatif dan egosentris.

  • Presiden Mugabe: Perusahaan Tambang Asing Merampok Berlian Zimbabwe

Menurut para veteran itu dalam pernyataannya, Mugabe dan kroni-kroninya telah memerintah secara diktator, sehingga perlahan tapi pasti menggerus nilai-nilai perjuangan kemerdekaan bangsa itu.

Veteran Zibabwe mengatakan tidak akan lagi mendukung kampanye-kampanye Mugabe, dan menudingnya telah menelantarkan kaum tua demi merebut suara para pemuda dalam partai penguasa ZANU-PF.

Rakyat Zimbabwe tahun-tahun belakangan mengalami frustasi dengan memburuknya kondisi ekonomi secara cepat, krisis mata uang dan korupsi yang merajalela.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mugabe, yang sudah memerintah selama 36 tahun, belum lama ini mengalihkan fokusnya kepada kaum muda untuk mendapatkan dukungan politik, termasuk dengan menggelar dua pertemuan massa yang dihadiri oleh puluhan ribu orang.

Awal pekan ini, Mugabe merespon aksi-aksi protes terhadap pemerintah dengan mengatakan kepada mereka untuk pergi meninggalkan negara Zimbabwe jika merasa tidak bahagia dengan kondisi di rumah (dalam negeri, red).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Austria Panggil Dubes Turki Terkait Demonstrasi Pro-Erdogan di Wina
Tulisan selanjutnya Lily Wahid: “Umat Islam Jangan Sampai Kalah di Jakarta”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?