Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Ternama Denmark Minta Negaranya Menolak Muslim Pencari Suaka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2016 07:53 7:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2016 07:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang politisi ternama di Denmark dari partai terbesar kedua, parpol anti imigran Dansk Folkeparti (Partai Rakyat Denmark), hari Kamis (28/7/2016) menyeru agar negaranya menolak masuk Muslim pencari suaka.

Berbicara kepada koran Berlingske, wakil ketua partai Soeren Espersen mengatakan bahwa migran Muslim seharusnya dilarang masuk Denmark sampai 6 tahun ke depan. Alasannya, Denmark perlu “istirahat” setelah serangkaian serangan teroris di Eropa belakangan ini.

Namun, Ketua Dansk Folkeparti (DF) Kristian Thulesan Dahl dan beberapa rekannya di partai penguasa Partai Liberal mempertanyakan usulan Espersen itu. Mereka mengatakan bahwa partai masing-masing tidak ingin mendiskriminasi migran berdasarkan agamanya, lapor Deutsche Welle.

Espersen bersikukuh usulannya tidak bertentangan dengan garis partai. “Itu berangkat dari ancaman terorisme yang menyebar dari komunitas Muslim,” kata Espersen kepada kantor berita Ritzau. “Itu sama sekali berbeda dengan mengatakan bahwa semua Muslim adalah teroris,” imbuhnya.

Seorang anggota DF mengkonfirmasi kepada stasiun televisi Denmark TV2 bahwa parpolnya memang berencana mengusulkan melarang masuk Muslim pencari suaka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

DF adalah partai pemenang kedua dalam pemilihan umum tahun lalu, dan saat ini menjadi pendukung partai penguasa Liberal yang beraliran tengah-kanan.

Denmark menerima 21.000 permohonan suaka di tahun 2015, naik dari 14.815 pada tahun 2014 dan hanya 7.557 di tahun 2013.

Negara makmur berpenduduk hanya 5,5 juta jiwa itu warganya menikmati tunjangan kesejahteraan dari negara.

Menyusul banjir migran ke Eropa dari Asia dan Afrika beberapa tahun belakangan, negara Skandinavia itu memberlakukan sejumlah peraturan keras berkaitan dengan migran dan pencari suaka. Pada bulan Januari lalu, negara itu meloloskan peraturan yang memperbolehkan pihak berwenang menyita barang-barang berharga milik pengungsi yang bernilai lebih dari 10.000 kroner (sekitar $1.490), serta uang tunai bernilai sama.

Juga pada bulan Januari tahun ini, pemerintah Denmark memberlakukan kontrol di perbatasan dengan Jerman, meskipun sesama negara anggota Uni Eropa memiliki perjanjian Zona Schengen yang membebaskan warga mereka saling melintasi perbatasan dengan leluasa. Denmark akan tetap memberlakukan ketentuan itu sampai 12 Nopember mendatang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Front Al-Nusra Ganti Nama, Putuskan Hubungan dengan Al-Qaeda
Tulisan selanjutnya Mantan Jenderal AS Dituduh Dalang Dibalik Kudeta yang Gagal di Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?