Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejumlah Hotel di Guangzhou Tolak Tamu dari Lima Negara Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2016 06:56 6:56 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2016 06:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi beberapa bulan lalu memerintahkan sejumlah hotel kelas rendah di kota besar China, Guangzhou, menolak pengunjung dari lima negara berpenduduk sebagian besar Muslim.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri menyatakan tidak pernah mendengar kebijakan semacam itu.

Tiga hotel dengan biaya kamar 150 yuan (sekitar 230 ribu rupiah) semalam mengaku menerima perintah polisi sejak awal Maret utuk menolak tamu dari Pakistan, Suriah, Iraq, Turki, dan Afghanistan.

“Saya belum mengetahui alasannya. Kami hanya diperintahkan tidak boleh menerima tamu tersebut,” kata pekerja hotel lewat telepon dikutip Antaranews, Jumat (26/08/2016) dari Reuter.

Perintah itu tampaknya hanya berlaku untuk hotel murah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelima negara tersebut banyak diserang teroris dalam beberapa tahun belakangan, bahkan Suriah, Iraq, dan Afghanistan dilanda perang dengan pegaris keras.

Koran “South China Post” di Hongkong pada Juat mengatakan, perintah tersebut adalah pengamanan terhadap acara, yang akan diadakan di Guangzhou pada pekan ini, berikut Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hangzhou, walaupun kedua kota itu terpisah seribu kilometer.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lu Kang mengaku tak mengetahui perintah semacam itu diberlakukan di Guangzhou.

“Saya tak pernah mendengar kebijakan itu diterapkan di China,” kata Lu dalam jumpa pers harian.

“Sejauh ini, China mendorong rakyatnya agar berhubungan baik dengan warga negara lain. Kami pun berupaya membuat kebijakan yang memungkinkan hal itu terwujud,” katanya.

Petugas pemerintah Kota Guangzhou dan kepolisian setempat belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Dua hotel papan atas mengaku tak mendapat perintah untuk menolak tamu dari kelima negara tersebut.

Guangzhou adalah ibukota Provinsi Guangdong, rumah sejumlah warga asing, yang sebagian besar pedagang dari Afrika.

China memiliki populasi muslimnya sendiri, sebagian besar tinggal di Xinjiang, wilayah barat jauh dengan banyak alami kasus penindasan.

Pemerintah mengatakan, wilayah itu banyak disusupi pegaris keras.

China menjalin hubungan dengan dunia muslim, khususnya negara kaya minyak di Timur Tengah. Bahkan, negara itu sejak lama berhubungan dekat dengan Pakistan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaGuangzhouxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mudah Berzakat dengan Apps Zakat dari BMH
Tulisan selanjutnya Pengadilan Prancis Akhirnya Tangguhkan Larangan Burkini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?