Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelebihan Hitung Jerman Koreksi Jumlah Pencari Suaka di Negaranya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2016 08:13 8:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Oktober 2016 08:13
Bagikan
Salah satu tempat penampungan migran pencari suaka di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Jerman mengoreksi jumlah migran dan pengungsi pencari suaka di negaranya, yang ternyata lebih rendah dibanding perhitungan sebelumnya.

Berbicara di Berlin hari Jumat (30/9/2016), Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere mengatakan angka yang disebutkan sebelumnya 1,1, juta telah berkurang signifikan, karena pada pada faktanya pencari suaka sering terdaftar di beberapa lokasi berbeda. Tidak hanya itu, banyak di antara mereka yang juga kemudian pindah ke negara Eropa lain atau kembali pulang ke negeri asalnya, kata politisi Kristen Demokrat (CDU) itu seperti dilansir Deutsche Welle.

De Maiziere mengatakan pencari suaka di Jerman tahun 2015 mencapai 890.000, yang artinya tidak lebih dari satu juta orang.

“Meskipun demikian, angka itu sangat tinggi,” kata De Maiziere, seraya menambahkan bahwa sejauh ini Jerman bisa mengatasi banjir pengungsi yang masuk ke wilayahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tetapi kita semua sepakat bahwa kita tidak boleh membiarkan situasi seperti musim gugur lalu terulang,” kata menteri itu.

Easy System, yang biasa dipakai untuk menghitung jumlah pencari suaka, sebelumnya dikritik karena gagal mencatat secara layak jumlah migran yang tiba di Jerman.

Hingga 21 September, pihak berwenang Jerman telah mendaftar 210.000 kedatangan pengungsi baru tahun ini. Angka itu menyusut tajam dari angkat tahun lalu. Menurut De Maiziere hal itu menunjukkan kebijakan yang diterapkan untuk menekan kedatangan arus migran dan pengungsi sudah efektif, termasuk kesepakatan dengan Turki.

Berdasarkan perjanjian yang dibuat antara Uni Eropa dan Turki, UE akan memberikan uang 6 miliar euro kepada pemerintah Ankara guna menampung kembali para migran yang masuk dari Yunani yang ditolak suakanya oleh negara-negara anggota EU.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kedubes Saudi Arabia Bagi-Bagi Buku dan Mushaf Al-Qur’an Gratis di IIBF
Tulisan selanjutnya KPAI Luncurkan Buku Sekolah Ramah Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?