Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Emirat Arab Danai Tentara Bayaran untuk Serang Kapal-kapal di Libya

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Mei 2020 10:15 10:15 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Mei 2020 09:46
Bagikan
Uni Emirat Arab - Libya
Bagikan

Hidayatullah.com—Panel PBB mengatakan, sebuah perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) membeli enam helikopter dan dua kapal untuk menyerang kapal-kapal di Libya sebagai dukungan terhadap komandan pemberontak Libya, Khalifa Haftar. Panel PBB mengatakan, Fulcrum Holding yang berbasis di Dubai mendirikan perusahaan di Yordania guna membeli helikopter dan kapal mendukung Panglima Haftar. Helikopter itu diangkut ke Yordania kemudian ke Libya.

Menurut surat-surat rahasia panel pakar, Komite Sanksi Libya Dewan Keamanan PBB, penjualan peralatan militer senilai paling tidak 18 juta AS Dolar.

Sumber anonim yang mengetahui surat-surat itu mengatakan komite mendapat informasi pada pertengahan Januari bahwa UEA berusaha mendanai tentara bayaran khusus untuk mendukung Haftar, pemimpin angkatan bersenjata ilegal Libya timur, di Benghazi.

Fulcrum Holding mendirikan perusahaan yang diduga melakukan “penelitian geografis” dan menggunakannya untuk membeli tiga helikopter Puma dari Afrika Selatan, kutip Anadolu Agency.

Sumber itu mengatakan tidak jelas apakah perusahaan Starlite Aviation Afrika Selatan menjual helikopter atau memediasi proses transportasi. Perusahaan yang berbasis di UEA itu juga membeli tiga helikopter serang SA 341 buatan Prancis dari Gabon dan dua kapal MRC1250 yang mempunyai kapasitas 20 orang, melalui Sovereign Charterers di Malta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peralatan militer itu untuk digunakan oleh para tentara bayaran. Dikutip Bloomberg pada hari Jumat (15/5/2020), bahwa dua perusahaan yang berbasis di Dubai mengirim 20 orang tentara bayaran ke Libya untuk membantu pasukan Haftar merebut Tripoli.

Sumber itu mengatakan bahwa surat tersebut mengungkapkan sekitar 20-25 tentara bayaran pergi ke Benghazi untuk menerima helikopter dan kapal.  Pembelian enam helikopter dan dua kapal sebenarnya dilakukan untuk melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Libya, menarik mereka ke pantai dan mendapatkan peralatan militer.

Logo perusahaan yang berbasis di Yordania itu dicetak di helikopter dan kapal untuk memberi kesan mereka melakukan “penelitian geografis” serta menghindari pantauan satelit. Anadolu Agency menghubungi Misi Permanen UEA di PBB tetapi belum menerima tanggapan.

Menyusul penggulingan mendiang penguasa Muammar Khadhafi pada 2011, pemerintah Libya didirikan pada 2015 di bawah kesepakatan politik yang dipimpin PBB. Sejak April 2019, pemerintah diserang oleh pasukan panglima perang Khalifa Haftar, yang berbasis di Libya timur, dan lebih dari 1.000 orang tewas dalam kekerasan itu. Dewan Keamanan PBB memberlakukan embargo senjata terhadap Libya pada 2011.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LibyaMuammar Khadhafitentara bayaranUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Belum Tanggapi Permintaan India untuk Mengekstradisi Zakir Naik
Tulisan selanjutnya Jejak Kesultanan Utsmaniyyah dalam Tradisi Khas Ramadhan dan Idul Fitri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?